GROBOGAN, GEMADIKA.com – Progres pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Mlilir Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan telah mencapai 60 persen. Percepatan pembangunan terus dilakukan untuk memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat.

Diketahui untuk Koperasi Merah Putih Desa Mlilir berada di seberang irigasi persawahan. Dahulu lahan tersebut merupakan pernah di jadikan pasar desa dan lokasinya berada diperlintasan jalan raya yang sangat ramai, serta oleh masyarakat setempat di bangun untuk lokasi KDKMP desa Mlilir.

Oleh Pemerintah Desa Mlilir dipilihnya lokasi tersebut atas kesepakatan bersama dan sesuai prosedur. Lokasi KDKMP tersebut merupakan titik yang menjadi satu-satunya aset Desa dan hasil musyawarah Desa (Musdes) dan telah dilengkapi dengan Surat Pernyataan Persetujuan Kepala Desa

Baca juga :  Musrenbangdes Sindurejo Bahas Penyusunan RKP Desa 2027 dan DU-RKP 2028, Tampung Aspirasi Warga

Untuk memperlancar pemasokan bahan baku dan material bangunan langsung menuju koperasi Merah Putih pihak pemdes Mlilir bersama pelaksana proyek mulai membangun jembatan yang lebih kuat dan permanen, untuk kemudahan operasional mobilitas ke lokasi tersebut. Disamping itu juga keberadaan jembatan ini nantinya menjadi akses para petani yang akan menuju persawahan mereka.

Menurut Kades Mlilir Muhammad Khambali, jembatan yang sebelumnya digunakan untuk akses pembangunan koperasi terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai rapuh dan tidak mampu menahan beban yang lebih berat lagi.

Baca juga :  Bupati Purworejo Dorong Penguatan Pencegahan Narkotika di Lingkungan Sekolah

“Selama ini mobilisasi bahan baku bangunan menggunakan jembatan bambu, karena sudah mulai rapuh maka dibangunlah jembatan yang lebih kokoh dan permanen, “ujarnya.

Pemerintah Desa mulai membangun jembatan permanen, sebagai penghubung menuju ke lokasi KDKMP, sehingga jembatan tersebut juga dapat bermanfaat untuk akses jalan alternatif menuju areal lokasi persawahan dan jalan warga yang mana para petani tidak lagi kesusahan apabila musim panen padi langsung bisa diangkut oleh kendaraan lewat jembatan tersebut.

“Dengan adanya jembatan ini, nantinya masyarakat lebih mudah menjangkau Koperasi dan persawahan mereka, “pungkas Khambali. (Pendim 0717/Grobogan)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami