NAGAN RAYA, GEMADIKA.com – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sikandar Muda Nagan Raya kembali menuai sorotan. Kali ini terkait ketersediaan stok infus yang kosong, memaksa keluarga pasien mencari ke luar rumah sakit di tengah malam.

Kejadian ini dialami oleh T. Mulia Raynanda (22), warga Gampong Krueng Ceuko, Kecamatan Seunagan. Pasien yang dirawat karena keluhan sakit kepala sejak Senin (17/02) ini harus menghadapi situasi tidak menyenangkan ketika petugas piket memberitahukan bahwa stok infus habis sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca juga :  Hari Lahir Pancasila 2026 di Nagan Raya: Bupati TRK Tekankan Persatuan di Tengah Tantangan Global

“Ya sekira pukul 22.00 WIB malam datang perawat piket memeriksa infus saya yang hampir habis, dan perawat itu mengatakan harus cari infus di apotik luar karena stok di RSUD kosong. Sementara saya hanya sendiri tanpa ditemani oleh keluarga karena keluarga tidak bisa datang kondisi hujan, namun petugas itu tidak perduli dan langsung pergi,” ungkap T. Mulia Raynanda yang bekerja di salah satu perusahaan setempat.

Pasien yang Kehabisan Infus

Ia mengaku kecewa dengan pemberitahuan mendadak tersebut. “Mungkin kalau dari sore dikatakan stok infus kosong, saya bisa minta keluarga untuk mencari diluar tapi karena sudah larut malam dan kondisi hujan deras saya gak bisa lagi mencari infus diluar,” tambahnya.

Baca juga :  Semangat Kebangsaan Menggema, Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Ketika dikonfirmasi, petugas piket yang bernama Aja membenarkan kejadian tersebut. “Benar pak infus di apotik RSUD kosong dan harus tebus diluar, resepnya sudah dibuatkan,” ujarnya singkat.

Para awak media telah menghubungi pihak Direktur RSUD SIM Namun HP-nya tidak aktif mungkin hp saya di blok. (Rahmat P Ritonga)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami