MAMUJU, GEMADIKA.com – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), resmi melantik 29 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (27/5/2025).

Dari total 29 pejabat yang dilantik, 28 di antaranya merupakan pejabat fungsional dan satu pejabat pimpinan tinggi pratama. Dalam kesempatan ini, M. Yamin Saleh dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulbar.

Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam penataan struktur birokrasi Sulbar yang diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Jabatan Strategis yang Penuh Tantangan

Gubernur SDK dalam sambutannya memberikan perhatian khusus pada posisi strategis yang kini diemban oleh Yamin Saleh. Ia menegaskan bahwa tugas sebagai Kabiro Barjas tidak hanya membutuhkan kecakapan teknis, tetapi juga integritas moral yang tinggi.

Baca juga :  Dispoparekraf Sulbar Optimalkan Pengembangan SDM Pariwisata Berbasis Digital

“Jabatan Kabiro Barjas ini banyak tantangan dan ancamannya. Saya percaya, yang saya lantik ini, Yamin, imannya kokoh. Apalagi dia Ketua Wahdah, agamanya bagus,” ujar Suhardi Duka usai melantik.

SDK menyebut, pengadaan barang dan jasa adalah salah satu sektor vital dalam birokrasi pemerintahan yang sangat rawan terhadap berbagai intervensi. Karena itu, pejabat yang mengemban posisi tersebut harus memiliki prinsip yang kuat dan tidak mudah terpengaruh.

Proses Pelantikan yang Panjang

Selain itu, Gubernur juga menyinggung proses panjang yang harus dilalui sebelum pelantikan pejabat fungsional bisa dilakukan. Menurutnya, meski otonomi daerah telah memberikan keleluasaan dalam mengelola daerah, namun tetap ada mekanisme dan koordinasi dengan pemerintah pusat yang harus dijalani.

“Ini proses panjang yang harus kita lewati, tapi hari ini kita bisa melantik mereka secara resmi. Semoga semua pejabat yang dilantik bisa menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan menjadi teladan,” ungkapnya.

Baca juga :  Strategi Baru, Bapenda Sulbar Bentuk Tim Teknis Berbasis Jenis Pajak: Optimalkan Penerimaan Daerah

SDK juga menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahan yang ia jalankan bersama Wakil Gubernur Sulbar dalam memperkuat birokrasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Komitmen Pemerintah untuk Reformasi Birokrasi

Pelantikan pejabat kali ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar untuk terus melakukan reformasi birokrasi secara konsisten. Dalam konteks ini, pejabat yang dilantik diharapkan bukan hanya menjadi pelaksana teknis, namun juga menjadi contoh dan inspirasi bagi bawahannya.

Dengan pelantikan ini, struktur birokrasi diharapkan lebih solid dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks ke depan.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami