BANGKALAN, GEMADIKA.com – Proses pemugaran pohon-pohon tua di kawasan Alun-Alun Bangkalan merupakan bagian dari upaya peremajaan pohon yang telah lapuk dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Sialnya saat proses penebangan pohon pada Sabtu (05/07) di bagian sebelah barat alun-alun menimpa rangka besi tower wall climbing milik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Cabang Bangkalan.

Sejumlah rangka besi tower wall climbing tersebut mengalami rusak parah, terlihat ada yang patah dan beberapa yang bengkok. Hal ini menyebabkan atlet panjat tebing untuk sementara tidak bisa latihan.

Ketua FPTI Cab. Bangkalan Erick Rahmad Anshori membenarkan rusaknya fasilitas tower lead climbing milik FPTI dikarenakan potongan pohon ukuran besar menimpa salah satu fasilitas yang dirancang untuk latihan dan kompetisi lead climbing tersebut.

Baca juga :  Bantu Masyarakat Pahami Proses Mekanisme Kehilangan STNK. KB Samsat Bangkalan Tunjukan Sikap Humanis dan Profesional

“Setau saya peremajaan alun-alun ini dilakukan oleh pihak ketiga, saya meminta pertanggung jawaban berupa perbaikan. Sebab, aset ini merupakan satu-satunya yang dimiliki oleh FPTI di Bangkalan dan digunakan untuk pembinaan atlet. Kemarin adik-adik atlet sempat resah karena tempat latihan mereka rusak,” ungkapnya. Senin (07/07/25).

Menurut pria yang akrap di sapa Erick, jika di lihat dari kerusakannya, tower wall climbing tersebut bisa menghabiskan anggaran kurang lebih sekitar Rp 30 hingga 40 juta.

“Yang tertimpa pohon adalah bagian utama dari tower (Pondasi), ini tidak bisa di perbaiki ala kadarnya, karena untuk menjaga keamanan atlet. Kalau sembarangan pengerjaannya sama halnya venue ini tidak dapat dipakai lagi,” pungkasnya.

Baca juga :  Pelayanan Humanis Samsat Bangkalan Bantu Warga Urus STNK Hilang Tanpa Kebingungan

Sementara itu, Marnakib selaku kontraktor atau pihak ketiga peremajaan pohon kawasan Alun-alun Bangkalan menyatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas kerusakan tower wall climbing milik FPTI Kabupaten Bangkalan.

“Kami akan memperbaiki semua kerusakan. Insyaallah paling lama 5 hari kedepan akan mulai kami perbaiki, kami sudah menghubungi tukang las yang ada di daerah Klampis. Untuk saat ini kami masih fokus memindahkan potongan pohon besar yang menerpa besi tower wall climbing tersebut,” tuturnya. (nardi)

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami