MAMUJU, GEMADIKA.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Program/Kegiatan Triwulan I dan II Tahun 2025, yang berlangsung di Kawasan Wisata Malawwa, Mamuju, Sabtu (2/8/2025).
Dengan mengusung tema “Menuju Masyarakat Sulawesi Barat yang Maju, Mandiri dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi forum penting bagi jajaran PUPR Sulbar dalam mengukur capaian kinerja dan menyusun strategi percepatan program pembangunan infrastruktur. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas, seluruh Kepala Bidang, dan Kepala UPTD lingkup Dinas PUPR Sulbar.
Rapat ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Ridwan Alimulk, Sekretaris Dinas PUPR Sulbar sekaligus ketua panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini sempat tertunda dari jadwal semula, namun tetap dilaksanakan dengan penuh semangat untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program berjalan efektif.
Ia menegaskan pentingnya forum ini untuk mengevaluasi semua lini program kerja, baik fisik maupun non-fisik, selama periode Januari hingga Juni 2025.
“Evaluasi ini penting untuk menakar sejauh mana program dinas telah berjalan serta berapa persen realisasi yang telah dicapai dari setiap paket kegiatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Syarifuddin, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya rapat kerja ini. Ia menekankan bahwa forum ini bukan semata-mata membahas realisasi angka, tetapi lebih dari itu, menjadi ruang refleksi dan konsolidasi bersama.
“Rapat kerja ini bukan hanya soal evaluasi angka, tapi juga bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa setiap kegiatan yang kita laksanakan membawa dampak nyata bagi masyarakat. Kita semua punya tanggung jawab yang sama, yaitu memastikan infrastruktur yang kita bangun memberi manfaat luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Surya juga mengingatkan bahwa arah kebijakan nasional tahun 2026 menuntut efisiensi anggaran, sehingga penyusunan program ke depan harus benar-benar tepat sasaran dan terukur.
“Target bisa kita raih bersama jika setiap unit bekerja dengan komitmen. Minimal tidak ada masalah serius di kemudian hari,” ujarnya.
“Harapan kita semua, seluruh bidang dapat lebih proaktif dan mampu mengantisipasi berbagai potensi masalah ke depan. Apa yang kita lakukan hari ini semoga menjadi ladang pahala dan kebaikan bagi kita semua,” tambahnya.
Dalam sesi paparan, masing-masing Kepala Bidang dan Kepala UPTD mempresentasikan progres kegiatan, realisasi anggaran, capaian indikator kinerja utama, hingga kendala lapangan yang dihadapi. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif untuk memastikan program berjalan optimal hingga akhir tahun.
Rapat kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan koordinasi internal di lingkungan Dinas PUPR Sulbar serta meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan program infrastruktur, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan publik yang unggul dan pembangunan Sulawesi Barat yang lebih berkualitas.(antyka)




