BANGKALAN, GEMADIKA.com  – Proyek pembangunan SDN Tunjung 1 Burneh, Kabupaten Bangkalan, yang menelan anggaran lebih dari Rp1 miliar, mengalami kendala pada Sabtu (13/9/2025). Pada tahap pengecoran lantai dua, ditemukan adanya penurunan pada bagian penyangga sehingga keramik di bawahnya pecah dan cetakan coran menjadi tidak rata.

Informasi yang beredar sempat menyebut bangunan baru tersebut ambruk. Namun, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, menegaskan hal itu tidak benar.

“Itu bukan ambruk, tapi sengaja dibongkar karena tidak sesuai,” kata Ali Yusri saat dikonfirmasi, Senin (22/9/2025).

Ia menjelaskan, sehari setelah pengecoran, pengawas proyek melakukan pengecekan dan menemukan salah satu dari tiga ruang kelas yang dicor mengalami penurunan sekitar 10 sentimeter.

“Pengawas langsung melaporkan kepada kami. Di hari Senin kami turun sidak dan memerintahkan agar satu kelas yang mengalami penurunan segera dibongkar. Pihak penyelenggara juga bertanggung jawab,” ujarnya.

Proses pembongkaran dilakukan menggunakan alat hammer drill agar struktur yang bermasalah bisa diperbaiki sebelum coran menjadi padat.

“Mumpung masih belum padat, pembongkaran langsung dilaksanakan. Saat ini posisinya masih dalam proses pembangunan,” tambahnya.

Dengan langkah tersebut, pihak Dinas Pendidikan Bangkalan berharap pembangunan SDN Tunjung 1 Burneh tetap berjalan sesuai standar dan dapat segera diselesaikan sesuai target.(nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami