GROBOGAN, GEMADIKA.com – Sebuah rumah milik warga bernama Farhan Faqih, yang berada di RT 02 RW 01 Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, ludes dilalap si jago merah pada Jumat sore (17/10) sekitar pukul 15.00 WIB, tak lama setelah waktu salat Ashar.
Menurut keterangan warga dan saksi di lokasi, kebakaran bermula saat pemilik rumah sedang memasak di dapur. Namun, karena ditinggal bersih-bersih ke bagian belakang rumah, api yang berasal dari dapur diduga membesar tanpa terpantau, hingga akhirnya menjalar cepat ke seluruh bagian rumah.
“Api tiba-tiba sudah besar dari arah dapur. Rumahnya dari kayu, dan saat itu angin memang kencang, jadi cepat sekali menyebar,” ungkap salah satu warga yang turut membantu proses pemadaman.
Upaya Warga Tak Mampu Bendung Api
Meski warga sekitar segera berinisiatif membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun kencangnya tiupan angin serta struktur rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Petugas dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Grobogan berhasil tiba di lokasi beberapa saat setelah laporan diterima. Api akhirnya dapat dipadamkan setelah berjibaku bersama warga selama beberapa waktu.
Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat rumah beserta isinya habis terbakar.
Pihak berwenang dan aparat desa setempat telah melakukan pendataan awal terhadap kerugian dan kemungkinan adanya bantuan atau penanganan lanjutan dari instansi terkait.
Doa dan Dukungan untuk Korban
Peristiwa ini menggugah empati masyarakat sekitar. Banyak warga yang turut menyampaikan dukungan moril dan materiil bagi keluarga Farhan Faqih.
“Kami semua mendoakan agar Pak Farhan dan keluarga diberi kesabaran, keikhlasan, dan semoga Allah mengganti musibah ini dengan rejeki yang lebih baik di kemudian hari,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat. (Joko P)




