SUKA MAKMUE, GEMADIKA.com – Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, S.H., M.H., menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna Ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRK Nagan Raya, Senin (24/11/2025).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRK Mohd Rizki Ramadhan, didampingi Wakil Ketua dr. Afzalul Zikri dan Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H., M.H. Sebanyak 20 dari 25 anggota dewan hadir, bersama unsur Forkopimda, Plt Sekda, staf ahli bupati, kepala SKPK, tenaga ahli fraksi, dan tamu undangan lainnya.
Penyelarasan Kebijakan dan Prioritas APBK 2026

Dalam pemaparannya, Bupati yang akrab disapa TRK menjelaskan bahwa penyusunan APBK Tahun Anggaran 2026 dilakukan selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.
“Substansi APBK Nagan Raya Tahun Anggaran 2026 mengakomodasi berbagai kebijakan seperti penandaan anggaran, alokasi dana umum atau earmark untuk isu strategis tertentu (seperti stunting, kemiskinan, pendidikan, dan infrastruktur), serta sejumlah kegiatan prioritas provinsi dan kabupaten,” ujar Bupati TRK.
Bupati TRK menambahkan bahwa sejumlah kegiatan prioritas dalam Rancangan APBK 2026 antara lain pemenuhan kewajiban pemerintah daerah terkait penggajian THL Paruh Waktu dan P3K yang telah terdaftar dalam basis data BKN dan diangkat pada tahun ini.
“Kemudian penguatan dan kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 serta dukungan sarana dan kontribusi bagi para atlet yang akan mewakili Kabupaten Nagan Raya pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Kabupaten Aceh Jaya tahun depan,” ungkapnya.
Rincian Pendapatan dan Belanja Daerah
Dalam Rancangan APBK 2026, Bupati TRK menjelaskan bahwa pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1.125.893.053.953, sementara anggaran belanja daerah mencapai Rp1.146.393.053.953.
“Dengan demikian, terjadi defisit anggaran sebesar Rp20.500.000.000. Defisit tersebut direncanakan tertutupi melalui proyeksi pembiayaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar nominal yang sama,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, meski pemerintah terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Optimalisasi PAD perlu terus dilakukan agar dapat mengimbangi tuntutan pembangunan yang berkembang saat ini,” tegas TRK.
Penyerahan Dokumen APBK 2026
Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan resmi dokumen Rancangan APBK 2026 dari Bupati TRK kepada Ketua DPRK Mohd Rizki Ramadhan, didampingi unsur pimpinan dewan dan disaksikan seluruh anggota DPRK yang hadir.(Rahmat P Ritonga)




