GROBOGAN,GEMADIKA.com – Luapan Sungai Tuntang yang menyebabkan tanggul jebol beberapa pekan lalu masih dalam tahap penanganan intensif. Banjir yang melanda wilayah Tindanding, Kabupaten Grobogan, sempat memutus total akses utama Semarang–Purwodadi dan menghambat aktivitas warga.
Perbaikan kini dikebut mengingat arus mudik Lebaran yang semakin dekat. Progres pengerjaan dilaporkan telah mencapai 36 persen.

Pelaksana proyek, Aripin, menyampaikan bahwa pekerjaan difokuskan pada pengecoran untuk memperkuat struktur tanggul agar lebih tahan terhadap tekanan debit air.
“Dari pengecoran terakhir ini, satu sampai dua minggu ke depan jalan sudah bisa dilewati,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Pembobokan Jalan Rusak Dilakukan
Petugas pengairan Pemali Juana, Doni, menambahkan bahwa kegiatan saat ini juga mencakup pembobokan atau pembongkaran bagian jalan yang rusak akibat tergerus banjir.
“Hari ini dilakukan pembobokan jalan yang rusak. Targetnya mungkin dua minggu ke depan sudah bisa dilewati,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perbaikan tidak hanya bersifat tambal sulam, melainkan memperbaiki struktur jalan secara menyeluruh.
Jalur Vital, Perbaikan Harus Tuntas
Jalur Semarang–Purwodadi merupakan akses strategis bagi distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Karena itu, percepatan proyek menjadi prioritas.
Meski progres menunjukkan perkembangan, warga berharap hasil akhir benar-benar kuat dan tidak kembali jebol saat debit air meningkat. Kualitas pengerjaan menjadi sorotan agar kejadian serupa tidak terulang.
Dengan target dua pekan ke depan akses kembali normal, publik menanti realisasi janji penyelesaian tepat waktu dan tepat mutu.
Tim Gemadika melaporkan.




