JAKARTA, GEMADIKA.com – Harga emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada Sabtu (6/6/2026). Harga emas tercatat turun sebesar Rp 32.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.770.000 menjadi Rp 2.738.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) emas Antam. Hari ini, harga buyback turun lebih dalam sebesar Rp 52.000 per gram, dari Rp 2.583.000 menjadi Rp 2.531.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini mencapai Rp 207.000 per gram.
Seperti diketahui, Antam menetapkan dua jenis harga dalam transaksi emas batangan, yakni harga jual dan harga buyback. Harga jual merupakan harga yang berlaku saat konsumen membeli emas di gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback adalah harga yang diterima saat konsumen menjual kembali emas tersebut.
Artinya, jika konsumen membeli emas pada pagi hari seharga Rp 2.738.000 per gram, lalu menjualnya kembali di hari yang sama, maka harga yang diterima hanya sebesar Rp 2.531.000 per gram.
Berdasarkan simulasi pergerakan harga, investasi emas dalam jangka pendek saat ini masih menunjukkan potensi kerugian. Misalnya, pembelian emas pada 30 Mei 2026 di harga Rp 2.799.000 per gram saat ini mencatatkan kerugian sekitar 9,57 persen.
Kerugian lebih dalam juga dialami investor yang membeli emas pada 6 Mei 2026 dan 6 Maret 2026, masing-masing sebesar 10,34 persen dan 16,30 persen.
Namun demikian, investasi emas dalam jangka menengah hingga panjang masih memberikan keuntungan. Pembelian pada Desember 2025 tercatat masih untung 5,28 persen, sementara pembelian pada September 2025 menghasilkan keuntungan 22,86 persen.
Bahkan, investor yang membeli emas sejak pertengahan hingga akhir 2024 masih menikmati kenaikan signifikan, dengan keuntungan mencapai hingga 79 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang cenderung menguntungkan dalam jangka panjang, meskipun fluktuasi harga jangka pendek tetap tidak terhindarkan.(red)




