GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Sambung, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai persiapan pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2026, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Camat Godong Nomor B/400.1004/259/KEC GODONG/2026 tentang pelaksanaan Rembuk Stunting.

FGD tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun strategi penanganan dan pencegahan stunting di Desa Sambung agar pelaksanaan Rembuk Stunting nantinya berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Sambung, Arif Sofianto, S.H., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya penurunan angka stunting memerlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, khususnya para kader kesehatan yang selama ini terjun langsung mendampingi keluarga berisiko stunting.

“Rembuk stunting ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam penanggulangan stunting di Desa Sambung. Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu kader yang menjadi pahlawan dalam perjuangan menurunkan angka stunting karena telah memberikan perhatian dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Semoga tahun ini angka stunting di Desa Sambung maupun Kecamatan Godong dapat terus menurun,” ujar Arif Sofianto.

Peserta FGD yang terdiri dari unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan, PLKB, TPPS, kader kesehatan, dan pendamping desa mengikuti diskusi guna menyusun strategi percepatan penurunan stunting di Desa Sambung.

Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh Sekretaris Desa Sambung, Agus, yang memberikan arahan mengenai teknis pelaksanaan Rembuk Stunting. Ia menekankan pentingnya penyampaian materi kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami, santai, komunikatif, namun tetap mampu menyampaikan substansi secara jelas.

Baca juga :  H. Suprapto Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Jalan Usaha Tani di Dusun Welar, Petani Sambut Antusias

Menurutnya, pendekatan yang humanis akan membuat masyarakat lebih mudah menerima informasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh anak, serta pencegahan stunting sejak dini.

FGD tersebut dihadiri oleh Ketua BPD, Bidan Desa, perwakilan PLKB Kecamatan Godong, Pendamping Lokal Desa, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), PPKBD/Sub PPKBD, kader kesehatan desa, serta unsur terkait lainnya.

Baca juga :  Turnamen Bola Voli Putri Sapi Bengah Baraduta Siap Digelar di Dusun Ketangan, Perebutkan Hadiah Rp11 Juta

Pemerintah Kecamatan Godong dalam kegiatan ini diwakili oleh Eko, selaku petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Godong, yang turut memberikan masukan mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai langkah-langkah penanganan stunting, sehingga pelaksanaan Rembuk Stunting Desa Sambung dapat menghasilkan program-program prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi ringan antar peserta. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami