BANGKALAN, GEMADIKA.com – Kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS) Kecamatan Se-Kabupaten Bangkalan Tahun 2025 yang di selenggarakan oleh DINAS Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan pada Selasa (28/05) Bertempat di Aula PKPN Bangkalan.
Kegiatan ini di hadiri ketua koordinator untuk Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPPS) Pj. Sekda Bangkalan, Drs. Irman Gunadi, Kadis KBP3A Bangkalan, H. Sudiyo, sejumlah Kepala OPD para Camat, Kepala Puskesmas dan seluruh stakeholder yang tergabung dalam TPPPS.

Sekedar di ketahui Revisi perpres 72 nomor 21 adalah pergantian nama dari Percepatan Penurunan Stunting (PPS) menjadi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS). Hal ini di karenakan pencegahan kasus stunting akan turut menjadi fokus utama kedepannya.
Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, H. Sudiyo, melaporkan bahwa kegiatan ini sebagai pembuka rangkaian acara TPPPS tingkat Kecamatan yang akan di selenggarakan di 18 Kecamatan.
“Rakor ini tahap awal dari singkronisasi dari TPPS, sesuai dengan perpres 72 nomor 21 ini habis di 31 desember kemarin, kemudian diganti menjadi PPPS. Ini akan menguatkan sinergitas antara kabupaten kecamatan sampai di tingkat desa,” ungkapnya.
Pada tahun 2023, Kabupaten Bangkalan mengalami penurunan signifikan dalam angka stunting, berhasil masuk dalam lima besar se-Jawa Timur dalam hal penurunan stunting. Angka stunting di Bangkalan turun dari 26,2% pada akhir 2022 menjadi 10,2% pada tahun 2023.
“Terkait angka stunting 2024, bocoran-bocoran angka stunting sudah ada, rilis resmi belum muncul untuk itu kami belum bisa menyampaikan secara resmi ke media, kita tunggu saja surat resmi dari kementrian,” pungkas pria yang akrab di sapa Yoyok.
Sementara itu, Pj. Sekda Bangkalan, Drs. Irman Gunadi menekankan kepada Camat,Kepala Puskesmas dan seluruh stakeholder yang hadir untuk berkomitmen dalam menangani program stunting di Kabupaten Bangkalan.
“Saya selaku ketua TPPPS, dimana langkah-langkah sebelumnya sudah kita lakukan, yang penting itu komitmen dalam menangani program stunting di Kabupaten Bangkalan, tak lupa kami sampaikan ke teman-teman camat selaku koordinator untuk memapping daerah yang berpotensi stunting dan di pikir langkah berikutnya apa agar stunting di bangkalan terus menurun,” tutupnya. (nardi)




