JAKARTA, GEMADIKA.com – Ginjal merupakan organ vital yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, mulai dari mengatur kadar garam, kalium, hingga memproduksi hormon pengontrol tekanan darah dan pembentukan sel darah merah.
Karena fungsinya yang sangat krusial, menjaga kesehatan ginjal perlu menjadi perhatian sejak dini. Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari justru bisa menjadi faktor penentu apakah ginjal tetap sehat atau justru mengalami gangguan.
Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal:
- Tetap Aktif Bergerak
Olahraga secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit ginjal kronis. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, hingga menari terbukti mampu menjaga tekanan darah tetap stabil dan meningkatkan kesehatan jantung.
Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia, Pringgodigdo Nugroho, menyebut gaya hidup minim gerak menjadi salah satu pemicu gangguan ginjal, terutama pada usia muda.
“Misal ke toko dekat rumah saja pakai kendaraan ya, jadi kurangnya aktivitas fisik itu bisa mengganggu fungsi ginjal,” ujarnya.
- Kelola Kadar Gula Darah
Kadar gula darah yang tinggi, terutama pada penderita diabetes, dapat memaksa ginjal bekerja lebih keras. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kerusakan ginjal serius.
Spesialis penyakit dalam, Erpryta Nurdia Tetrasiwi, menyarankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi gula darah.
“Kalau masalah gula harus ceklab, tentu saja. Tidak hanya gula sewaktu, jadi harus diagnosis untuk diabetes melitus itu, paling tidak ada gula darah puasa, atau namanya HbA1c,” jelasnya.
- Jaga Berat Badan dan Pola Makan
Obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit yang berdampak pada ginjal, seperti diabetes dan gangguan jantung.
Mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayur, ikan, dan biji-bijian utuh serta mengurangi garam dan makanan olahan menjadi langkah penting dalam menjaga fungsi ginjal.
“Diet seimbang banyak buah sayur sedikit lemak, lalu rendah garam,” kata dr Pringgodigdo.
- Cukupi Kebutuhan Air
Minum air putih secara cukup membantu ginjal membuang racun dan natrium dari dalam tubuh. Untuk orang dewasa, kebutuhan air rata-rata sekitar dua liter per hari, meski bisa berbeda tergantung kondisi masing-masing.
Namun, konsumsi air berlebihan juga tidak dianjurkan karena dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh.
- Pantau Tekanan Darah
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama kerusakan ginjal. Jika tidak dikontrol, kondisi ini bisa memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung hingga gagal ginjal.
Direksi BPJS Kesehatan, Ari Dwi Ayani, menyebut penyakit seperti hipertensi dan diabetes menjadi pemicu utama tingginya biaya kesehatan di Indonesia.
“Diabetes melitus dan hipertensi itu kan ibunya penyakit dia bisa kemana-mana, sehingga meningkat ke pembiayaan penyakit akibat jantung, gagal ginjal, stroke,” ungkapnya.
- Batasi Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen dalam jangka panjang dapat merusak ginjal. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi obat sesuai dosis dan anjuran
Dilansir dari: detikhelt.




