JAKARTA, GEMADIKA.com – Kabar menggembirakan bagi para investor logam mulia. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Senin (5/5/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp3.000 menjadi Rp1.905.000 per gram dari posisi sebelumnya di angka Rp1.902.000 per gram.
Kenaikan ini juga tercermin pada harga buyback atau harga jual kembali emas batangan yang ikut menguat ke level Rp1.754.000 per gram. Harga buyback ini berlaku apabila konsumen menjual kembali emasnya ke Antam.
Ketentuan Pajak dalam Transaksi Emas Batangan
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi emas batangan, perlu diperhatikan ketentuan pajak yang berlaku sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017.
Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, pembeli dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Sementara itu, untuk transaksi pembelian emas, PPh 22 yang dikenakan adalah 0,45 persen bagi pemilik NPWP, dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian disertai bukti potong PPh 22 sebagai bagian dari kepatuhan pajak.
Daftar Lengkap Harga Emas Batangan Antam
Berikut rincian harga emas batangan per Senin, 5 Mei 2025:
- 0,5 gram: Rp1.002.500
- 1 gram: Rp1.905.000
- 2 gram: Rp3.750.000
- 3 gram: Rp5.600.000
- 5 gram: Rp9.300.000
- 10 gram: Rp18.545.000
- 25 gram: Rp46.237.000
- 50 gram: Rp92.395.000
- 100 gram: Rp184.712.000
- 250 gram: Rp461.515.000
- 500 gram: Rp922.820.000
- 1.000 gram: Rp1.845.600.000
Emas Sebagai Instrumen Investasi Primadona
Kenaikan harga emas Antam ini terjadi di tengah dinamika pasar keuangan global yang masih fluktuatif. Para analis pasar menyebutkan bahwa tren kenaikan harga emas ini merupakan indikasi bahwa logam mulia masih menjadi instrumen investasi yang dipercaya sebagai penyimpan nilai (store of value) yang baik, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.
“Kenaikan harga emas secara konsisten dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tingginya minat investor terhadap aset safe haven di tengah volatilitas pasar global,” ungkap seorang analis komoditas dari salah satu sekuritas terkemuka di Jakarta.
Harga emas Antam kerap menjadi acuan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi logam mulia, baik sebagai instrumen investasi maupun kebutuhan koleksi. Kenaikan harga ini mencerminkan dinamika pasar dan ekspektasi terhadap pergerakan ekonomi global.
Strategi Investasi Emas di 2025
Bagi masyarakat yang tertarik berinvestasi emas, para ahli keuangan merekomendasikan untuk mempertimbangkan strategi cost averaging, yaitu membeli dalam jumlah tertentu secara berkala untuk meminimalisir risiko fluktuasi harga.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan keaslian dan kualitas emas yang dibeli, serta memilih produsen terpercaya seperti Antam yang telah memiliki reputasi baik di pasar logam mulia nasional.
Dengan tren kenaikan yang terus berlanjut, emas Antam tetap menjadi salah satu pilihan investasi menarik bagi investor yang menginginkan portofolio yang terdiversifikasi dan relatif aman dari gejolak ekonomi. (mond)




