GROBOGAN, GEMADIKA.com – Semangat gotong royong masih mengalir kuat di tengah masyarakat, puluhan warga Dusun Karang Manis dan Dusun Cingkrong turun tangan bersama-sama membersihkan tumpukan sampah yang menggunung di aliran kali, di RT 7 RW 2, Dusun Jangkung, Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jumat (23/05/2025) pagi.
Yang menarik dari aksi gotong royong kali ini adalah partisipasi aktif dari pemda (pemerintah daerah) yang turut hadir bersama Masyarakat.
Siti Nurjanah, salah satu warga Dusun Karang Manis yang ikut serta dalam kegiatan Jumat pagi ini, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.
“Untuk pagi ini ada kegiatan kerja bakti gotong royong dari Masyarakat dusun karang manis dan dusun cingkrong, untuk kebersihan sampah di aliran kalen. Untuk harapan agar arus air berjalan lancar dan tidak terjadi banjir, di sini kan sering banjir kadang 1 bulan sekali banjir untuk sampah di alirkan ke bawah yaitu mungkin ke Sungai serang,” ungkap Siti.
Kondisi banjir yang terjadi hampir setiap bulan telah menjadi beban berat bagi masyarakat setempat. Aktivitas sehari-hari terganggu, akses jalan terputus, dan kerugian materiil pun tak dapat dihindari.

Jasmi, Kepala Desa Cingkrong, tidak tinggal diam melihat permasalahan yang dihadapi warganya. Ia turun langsung memimpin aksi pembersihan ini bersama perangkat desa dan masyarakat.
“Selamat semuanya hari ini kita berkegiatan membersihkan sampah yang sudah menggunung di jembatan jangkung dusun karang manis, kebetulan sampahnya aneka the box dan bahkan aneka sampahnya yang saking banyaknya dan kami mengarahkan perangkat desa kami untuk turun ke bawah bersama Masyarakat sekitar, kami hanya bisa mengcacah (memotong) mengecilkan sampah dan kita buang kita alirkan sepanjang kalenan yang ada di wilayah kami dan mohon maaf yang di bawah mungkin akan berdampak karena tumpukan dari pada sampah ini karna kami hanya bisa mengurainya saja dan saya menghimbau yang di atas ayo jangan buang sampah di arena kalenan atau di aliran Sungai kami karna tentunya yang di bawah akan berdampak dan wilayah kami kan rawan banjir jika aliran aliran kalenan atau Sungai ini menumpuk sampah ya mohon maaf pasti kami akan menjadi report,” papar Jasmi dengan penuh tanggung jawab.
Tidak hanya sekadar membersihkan, Kepala Desa Jasmi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
“Mari kita peduli dengan alam sekitar kita mulai memilah sampah masing masing untuk sampah organik kita buang terpisah Syukur kita bisa mengolah dan mengurai dan untuk sampah pelastik sampah botol yang tidak bisa di urai bisa di pisahkan kalau perlu di jual ke tukang rongsok lumayan untuk tambah ekonomi untuk keluarga kita,” ajak Jasmi kepada seluruh warga.

Himbauan ini sekaligus menjadi solusi jangka panjang agar permasalahan serupa tidak terulang di kemudian hari. Dengan memilah sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan sampah daur ulang untuk menambah penghasilan keluarga, diharapkan volume sampah yang berakhir di sungai dapat berkurang drastis. (Red)
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa masalah lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dari warga biasa hingga kepala desa, semua bahu-membahu demi terciptanya lingkungan yang bersih dan bebas banjir.
Upaya pembersihan sampah di aliran kali ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Desa Cingkrong. Dengan kesadaran yang terus ditingkatkan dan aksi nyata yang berkelanjutan, mimpi memiliki lingkungan bersih dan bebas banjir bukan lagi sekadar angan-angan. (Redaksi)




