JAKARTA,  GEMADIKA.com – Ratusan buruh dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Monas, Minggu, (31/5 /2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap maraknya praktik impor ilegal yang dinilai telah menghancurkan industri nasional dan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam aksinya, massa buruh menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap serbuan barang impor murah yang membanjiri pasar nasional. Menurut para demonstran, hal ini membuat produk lokal kehilangan daya saing, memukul pelaku industri, dan berdampak langsung pada nasib pekerja.

Baca juga :  Trump Bertemu Xi Jinping di Beijing: Peluang Diplomasi atau Sekadar Gencatan Sementara?
Aparat kepolisian berjaga mengawal aksi.

Tiga Tuntutan Utama Buruh: Stop Impor Ilegal, Lindungi Pekerja, Cegah PHK

Massa aksi membawa sejumlah poster dan spanduk berisi seruan kepada pemerintah untuk mengambil langkah nyata. Dalam orasinya, mereka menegaskan tiga tuntutan utama:

1. Hentikan praktik impor ilegal yang merusak pasar.
2. Lindungi tenaga kerja dan sektor industri nasional.
3. Cegah PHK sepihak akibat tekanan pasar dari produk impor.

“Kami tidak menolak impor yang legal dan sehat, tapi praktik impor ilegal telah menghancurkan pasar domestik. Jika ini terus dibiarkan, maka PHK akan terus terjadi dan buruh semakin terpuruk,” tegas salah satu orator aksi dalam orasinya.

Baca juga :  Eks Konsultan Kemendikbud Era Nadiem Divonis 4 Tahun Penjara, Ini Putusan Lengkapnya

Aksi Damai, Buruh Komitmen Terus Kawal Isu Ini
Aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan damai di bawah pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Meski berlangsung aman, para buruh menyatakan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti sampai pemerintah menunjukkan langkah konkret dalam menertibkan pasar dan melindungi keberlangsungan industri dalam negeri.

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi ini, karena menyangkut hidup keluarga kami. Negara harus hadir,” ungkap seorang peserta aksi asal Karawang.
(redaksi)

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami