KLATEN, GEMADIKA.com – Masyarakat Kabupaten Klaten dan sekitarnya menyambut antusias acara tasyakuran dan peresmian ruas Tol Solo–Jogja, khususnya segmen KlatenJogja (KM 22+500 hingga KM 30+000) yang digelar pada Jumat malam, 20 Juni 2025.

Acara digelar mulai pukul 20.00 WIB di sekitar Pintu Tol Jogonalan, Kecamatan Prambanan, Klaten, dan berlangsung hingga larut malam. Peresmian ini menandai pengoperasian salah satu infrastruktur strategis yang akan meningkatkan konektivitas antar wilayah Solo, Klaten, hingga Yogyakarta.

foto tangkap layar

Wayang Kulit Semalam Suntuk, Meriahkan Peresmian Tol
Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pelestarian budaya Jawa, acara peresmian ini dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang kondang Ki Cahyo Kuntadi. Pagelaran mengambil lakon “Mbangun Pura Kencana”, kisah simbolik tentang semangat pembangunan, pengabdian, dan harmoni antarmanusia.

Pagelaran wayang ini menjadi magnet bagi masyarakat, tidak hanya dari Klaten tetapi juga dari Sleman, Solo, hingga Yogyakarta. Warga memadati area sekitar panggung sembari menikmati sajian kuliner khas yang disediakan oleh panitia.

Dihadiri Tokoh Daerah dan Pekerja Proyek

Acara turut dihadiri oleh tokoh-tokoh daerah, pekerja proyek Tol Solo–Jogja, serta tamu undangan dari instansi pemerintah dan swasta. Tasyakuran berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban, memperlihatkan sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan pendekatan kultural dan sosial masyarakat.

Dampak Ekonomi dan Mobilitas

  • Diresmikannya ruas Tol KlatenJogja ini diharapkan akan:
  • Mempercepat arus lalu lintas dari Solo menuju Yogyakarta dan sebaliknya.
  • Meningkatkan efisiensi distribusi logistik antardaerah.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
  • Mengurangi kepadatan jalan nasional dan alternatif di kawasan Prambanan dan Kalasan.

(Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami