PITURUH, GEMADIKA.com – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo. Sebuah warung kelontong milik Mahendra Pradika Pratama alias Edwin di Dusun Kuniran, Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, dibobol maling pada Sabtu pagi, 14 Juni 2025. Peristiwa ini menghebohkan warga sekitar karena pelaku berhasil menggondol barang dagangan bernilai puluhan juta rupiah, termasuk beberapa burung kicau juara.

Kronologi kejadian bermula saat Edwin bersama istrinya, Viona Surya Ni Rahayu, keluar rumah sekitar pukul 06.30 WIB untuk memeriksakan kesehatan dan membeli bubur. Ketika kembali, sekitar pukul 07.15 WIB, Edwin mendapat informasi dari Bullah, pemilik bengkel di sebelah warungnya, bahwa kondisi warung tampak mencurigakan.

Kondisi warung kelontong milik Edwin di Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, yang tampak berantakan usai dibobol maling.

Edwin segera mengecek ke dalam dan mendapati warung dalam keadaan berantakan. Ia juga menemukan lubang mencurigakan di bagian kamar mandi yang diduga menjadi akses pelaku masuk ke warung.

Baca juga :  Kades Tanjunganom Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Berharap Jembatan Penghubung Antar Wilayah Yang Rusak Segera Diperbaiki

“Begitu melihat warung berantakan dan kandang burung yang berada di bawah juga rusak, saya langsung lapor ke Polsek Pituruh,” tutur Edwin.

Laporan diterima oleh Bripka Ariwibowo, dan kemudian ditindaklanjuti oleh Kanit Reskrim Polsek Pituruh, Brigadir Agus Permadi Eko Sakti, S.H., yang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah memasang garis polisi (police line) dan mengamankan lokasi, pihak Polsek Pituruh menghubungi Tim INAFIS Polres Purworejo guna melakukan identifikasi lebih lanjut. Beberapa barang yang diduga telah disentuh pelaku kini menjadi fokus penyelidikan.

Adapun barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi:

• 12 tabung gas LPG 3 kg
• Rokok berbagai merek
• Uang tunai Rp 200.000 (uang kembalian)
• 1 ekor burung cucak ijo
• 1 ekor burung murai batu
• 4 ekor burung cendet
• Parfum dan sejumlah barang sembako
Total kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Baca juga :  Ketiak Gatal Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yang membuat Edwin dan Viona semakin terpukul, beberapa burung kicau yang dicuri merupakan burung juara yang telah menorehkan prestasi di sejumlah event di wilayah Purworejo. Gelang identitas burung telah disebarluaskan ke komunitas kicau sebagai langkah awal pelacakan.

“Terima kasih juga saya ucapkan kepada jajaran Polsek Pituruh dan Polres Purworejo yang segera menindaklanjuti laporan kami. Semoga pelaku segera dapat tertangkap,” ujar Edwin.

Kanit Reskrim Polsek Pituruh, Brigadir Agus Permadi Eko Sakti, mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kami harap warga lebih berhati-hati dan tidak ragu melaporkan jika ada kejadian mencurigakan. Kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” pesannya.

( Mr. Bien )

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami