NAGAN RAYA, GEMADIKA.com – Memasuki hari ketiga masuk sekolah, Bunda PAUD Kecamatan Kuala Pesisir, Ny. Sri Herlina, melakukan kunjungan ke sejumlah satuan pendidikan anak usia dini dalam rangka meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (16/7/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Sri Herlina turut didampingi oleh Kasi PPPDOR Kantor Camat Kuala Pesisir, Siti Nur Aidar, serta Bunda PAUD Gampong Kuala Trang, Azizah. Mereka meninjau langsung kegiatan MPLS di TK Said Keumala di Desa Kuala Trang dan TK Negeri Pembina 1 di Desa Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.
Sri Herlina mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk menyapa langsung anak-anak yang baru memasuki dunia pendidikan, sekaligus memberikan semangat kepada mereka dan para orang tua yang mendampingi.
“Karena hari ini adalah hari ketiga masuk sekolah, kami ingin memastikan bahwa proses belajar mengajar di PAUD dan TK berjalan baik, khususnya untuk siswa-siswa baru,” ujar Sri Herlina kepada Media Gemadika saat kunjungan berlangsung.
Bunda PAUD Kecamatan Kuala Pesisir juga memberikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru-guru yang dengan penuh kesabaran dan dedikasi mendampingi anak-anak di masa transisi awal ini.
“Kami mengapresiasi Kepala TK Said Keumala, Susi Riyanti, dan Kepala TK Negeri Pembina 1 Padang Rubek, Nurul Huda, serta seluruh guru yang telah sabar dan ikhlas membimbing anak-anak,” tambahnya.
Menurut Sri Herlina, lingkungan sekolah yang kondusif dan dukungan orang tua di rumah merupakan kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
“Kami berharap kegiatan belajar mengajar terus berjalan dengan baik, dan lingkungan sekolah bisa mendukung proses belajar ini. Para guru juga harus sabar dalam mendidik, sementara orang tua perlu terus mendampingi anak-anak saat di rumah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sri Herlina menekankan bahwa MPLS bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran, melainkan momen penting untuk membentuk karakter anak sejak dini, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, serta membangun semangat belajar.
“Khususnya yang berkaitan dengan tujuh kebiasaan perilaku anak Indonesia hebat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD juga turut menyosialisasikan pentingnya mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.
“Program ini menargetkan agar setiap anak menempuh pendidikan sejak usia dini hingga tingkat menengah. Ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Nagan Raya,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Sri Herlina mengajak seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan maupun gampong untuk terus bersinergi dan aktif menyukseskan program-program pendidikan yang digalakkan pemerintah. (Rahmat P Ritonga)




