MAMUJU, GEMADIKA.com — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola dan efektivitas kerja melalui rapat internal lanjutan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, Rabu (23/7/2025).
Bertempat di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar, rapat ini dihadiri seluruh pejabat struktural dan fungsional, termasuk para Kepala Bidang, staf teknis, serta tenaga administrasi dari tiga bidang strategis: Mineral dan Batubara (Minerba), Energi, serta Geologi dan Air Tanah.
Fokus Evaluasi 2025 dan Rancang Program Responsif untuk 2026
Rapat ini menjadi momen krusial dalam evaluasi capaian program tahun 2025 sekaligus penyusunan awal rencana program kerja tahun 2026 yang diarahkan lebih responsif terhadap kebutuhan daerah dan masyarakat.
Dalam arahannya, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas bidang untuk menghasilkan program yang terintegrasi, efisien, dan berdampak nyata.
“Saya minta masing-masing Kepala Bidang menyampaikan capaian dan pelaksanaan program kerja tahun 2025 secara terbuka dan terukur, serta merancang usulan program 2026 yang lebih terarah, efisien, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegas Bujaeramy.
Pemetaan Tantangan dan Potensi Strategis
Dalam sesi pemaparan, masing-masing Kepala Bidang menyampaikan capaian dan tantangan yang dihadapi di lapangan, antara lain:
- Bidang Minerba: Progres pengawasan tambang dan kegiatan eksplorasi sumber daya mineral.
- Bidang Energi: Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan pemetaan potensi energi lokal.
- Bidang Geologi dan Air Tanah: Penguatan data sumber daya air tanah dan mitigasi bencana geologi.
Semua bidang sepakat bahwa penguatan basis data teknis dan pemutakhiran informasi lapangan menjadi prasyarat utama dalam perencanaan program 2026 yang lebih efektif dan akurat.
Komitmen pada Visi Gubernur dan Pelayanan Publik Berbasis Data
Rapat turut menekankan pentingnya keselarasan program Dinas ESDM dengan visi-misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam kerangka besar pembangunan daerah berbasis Panca Daya.
Khususnya, program Dinas ESDM diarahkan untuk mendukung misi “memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas” — pilar penting dalam membangun birokrasi yang transparan, adaptif, dan solutif.
Arah Pembangunan: Energi Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat
Melalui koordinasi lintas bidang, Dinas ESDM Sulbar berkomitmen menghadirkan layanan publik yang terencana, profesional, dan berbasis data, serta mendorong pengelolaan energi dan sumber daya mineral yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian integral dari upaya membangun Sulawesi Barat yang mandiri energi, tangguh bencana, dan unggul dalam tata kelola sumber daya alam.(Antyka)




