PURWOREJO, GENADIKA.com – Gemerlap budaya Jawa kembali menyala terang di Kabupaten Purworejo. Persada Sapto Darmo menggelar peringatan Tahun Baru Suro 1959 yang dikemas dalam pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (12-13 Juli 2025) di Sanggar Candi Busono, Desa Wangunrejo, Kecamatan Banyuurip.

Dalang kondang Ki Sunarpo Guno Prayitno dari Desa Dudu Kulon, Kecamatan Grabag, tampil memukau dengan lakon “Semar Mabar Jati Diri” yang sarat makna filosofis. Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, melainkan media perenungan spiritual menyambut tahun baru dalam kalendar Jawa.

Dukungan Lintas Instansi

Acara bergengsi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir sebagai tamu kehormatan Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, perwakilan Kesbangpol, Polres Purworejo, Kodim Purworejo, Kejaksaan Negeri Purworejo, Camat Banyuurip, Danramil Banyuurip, Polsek Banyuurip, serta Kepala Desa Wangunrejo dan Kepala Desa Palang Gedang.

Baca juga :  DPUTR Rembang Soroti Kekosongan Aturan Karaoke Dekat Rumah Ibadah

Yang menarik, antusiasme warga Sapto Darmo dari berbagai daerah turut memeriahkan acara. Mereka datang dari Semarang, Temanggung, Kebumen, Magelang, Yogyakarta, hingga Wonosobo, menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan lintas wilayah.

Pesan Persatuan dan Gotong Royong

Ketua Panitia Heru mengungkapkan rasa syukur yang mendalam dalam sambutannya. “Mengucapkan terima kasih kepada warga Sapto Darmo serta masyarakat sekitarnya yang telah membantu baik saran tenaga pikiran serta materi yang telah diberikan sehingga acara ini bisa terlaksana dengan meriah dan sukses, semoga dengan peringatan ini warga Sapto Darmo bisa bermasyarakat dengan baik dan bisa lebih kompak dan bisa menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya penuh haru.

Sambutan Bupati Purworejo yang disampaikan melalui Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turut memperkuat makna acara ini. “Menyampaikan selamat kepada warga Sapto Darmo yang malam ini memperingati Tahun Baru Suro semoga ke depan warga Sapto Darmo bisa bersinergi dengan pemerintah bisa menjaga persatuan dan kesatuan,” demikian pesan yang disampaikan.

Baca juga :  BKD Rembang Tunggu Surat Resmi Kejari Soal Status Tersangka NS

Ritual Simbolis Penyerahan Tokoh Wayang

Momen puncak terjadi menjelang pertunjukan dimulai. Ketua Persada Suroso secara simbolis menyerahkan tokoh wayang Semar kepada Ki Dalang Sunarpo Guno Prayitno. Ritual sederhana namun bermakna ini melambangkan kepercayaan dan harapan agar pertunjukan dapat memberikan pencerahan bagi seluruh penonton.

Lakon “Semar Mabar Jati Diri” yang dipilih sangat tepat dengan momentum tahun baru Suro. Kisah ini mengajarkan pentingnya mengenal diri sendiri dan tetap rendah hati dalam menjalani kehidupan. (Mr Bean)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami