GROBOGAN, GEMADIKA.com – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lohjinawi Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar rapat anggota untuk reorganisasi kepengurusan masa bakti 2025–2030, Rabu (16/07/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Rapat yang berlangsung di Balai Desa Boloh tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Gapoktan, Koordinator PPL Kecamatan Toroh dari Dinas Pertanian Grobogan Siti Nur Sofiyah, Kepala Desa Boloh H. Yosep Triswanto, serta para penyuluh pertanian swadaya masyarakat.

Dalam laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya, Ketua Gapoktan Susilo menyampaikan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih, di antaranya perkembangan program simpan pinjam dari dana PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan).
“Perkembangan simpan pinjam PUAP untuk Gapoktan Lohjinawi termasuk baik dan tidak ada kredit macet. Dana awal sebesar Rp186.532.726 kini telah berkembang menjadi Rp268.598.664,” ungkap Susilo dalam laporannya.
Selain itu, Gapoktan Lohjinawi juga berhasil mengelola berbagai bantuan alat pertanian dari pemerintah, termasuk di antaranya Combine Harvester (mesin panen padi).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Boloh H. Yosep Triswanto menekankan pentingnya memilih pengurus yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memiliki komitmen dan kemauan untuk membangun pertanian desa.
Sementara itu, Koordinator PPL Kecamatan Toroh, Siti Nur Sofiyah, dalam arahannya memaparkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing seksi dalam kepengurusan. Hal ini dimaksudkan agar Gapoktan Lohjinawi dapat lebih optimal dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Rapat reorganisasi tersebut akhirnya mencapai keputusan secara aklamasi: Susilo kembali terpilih sebagai Ketua Gapoktan Lohjinawi untuk masa bhakti 2025–2030. (AM)




