PURWOREJO, GEMADIKA.com – Suasana meriah mewarnai Pasar Bebrayan 2025 di Kecamatan Bayan, Sabtu (9/8/2025), saat Bumdesma Anugrah Pratama Bayan bersama Kodim 0708 Purworejo meluncurkan beras premium “Bintang Pratama”. Beras ini merupakan hasil pilot project cetak sawah baru seluas 1 hektare di Desa Kalimiru yang dulunya merupakan lahan tidur selama lebih dari dua dekade.

Program tersebut lahir dari sinergi Pemerintah Desa Kalimiru, Bumdesma Anugrah Pratama Bayan, dan TNI melalui Kodim 0708/Purworejo. Peluncuran dikemas dalam rangkaian jalan sehat, pasar UMKM, dan stan pedagang kaki lima yang dipusatkan di Lapangan Tembak Rindam IV Diponegoro, Desa Besole, Kecamatan Bayan.

Peluncuran beras Bintang Pratama di Pasar Bebrayan 2025, hasil cetak sawah baru seluas 1 hektare di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, Sabtu (9/8/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko,  Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, Kepala Dinas KUKMP Ir. Hadi Pranoto, Kepala Badan Kesbangpol Agus Widiyanto, Muspika Bayan, serta tamu undangan dari unsur pemerintah dan masyarakat.

Baca juga :  Terbongkar! Modus Loloskan Masuk Akpol, Dua Pria di Pati Diduga Tipu Korban Rp1,5 Miliar

Dandim Letkol Inf Imam Purwoko menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi puncak kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pertanian lokal.

“Kodim Purworejo terus melakukan pendampingan dalam cetak sawah baru, mulai dari olah lahan, penyemaian bibit, tanam padi, pemupukan, hingga panen. Setelah itu, Bulog Purworejo melakukan penyerapan gabah secara langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah melalui TNI dan Bulog diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung dari petani oleh Bulog merupakan instruksi pemerintah pusat untuk memberikan harga yang layak bagi petani.

Baca juga :  Jalan Umum Tertutup Bangunan KDMP di Temanggung, Pengendara Terpaksa Putar Balik

Sementara itu, Kepala Desa Kalimiru, Agung Wibowo, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan desanya menjadi contoh pertanian modern yang cepat dan efisien.

“Dengan mekanisasi pertanian, satu hektare sawah bisa dipanen dalam sehari, langsung diolah, dan ditanami kembali. Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat di Kalimiru menjadi bukti bahwa pertanian modern dapat menjadi masa depan yang menjanjikan,” ujarnya.

Peluncuran beras Bintang Pratama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Bayan, sekaligus penggerak ekonomi desa melalui penguatan UMKM dan pasar rakyat.( Mr. Biean)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami