KLATEN, GEMADIKA.com – Dalam rangka memeriahkan bulan kemerdekaan, Bupati Cup 2025 digelar dengan semarak di Aka Ratu Stadium, Taman Hutan Kota Bergunung, Klaten, pada Minggu, 3 Agustus 2025. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini disambut antusias oleh para pecinta burung kicau dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ratusan peserta dan penonton memadati lokasi perlombaan sejak pagi. Suasana semarak berpadu dengan semangat kebersamaan khas Agustusan. Ajang ini menjadi salah satu lomba kicau paling dinantikan di Klaten karena menghadirkan berbagai kelas unggulan, dengan puluhan burung terbaik dari berbagai komunitas.

Daftar Lomba dan Jenis Kelas Burung Bupati Cup 2025:
1. Murai Batu – Sangkar Akar Ratu Gergunung
2. Cucak Ijo – Prambanan
3. Anis Merah – Gergunung
4. Murai Batu – Akar Ratu
5. Cendet – Ronggowarsito
6. Murai Batu Muda – Plaosan
7. Kacer – Ronggowarsito
8. Cucak Ijo – Plaosan
9. Anis Merah – Ronggowarsito
10. Murai Batu – Kelas Utama Bupati
11. Kenari Seto Bebas – Ronggowarsito
12. Cendet – Plaosan
13. Murai Batu Muda – Ronggowarsito
14. Kacer – Gir Pasang
15. Murai Batu – Klaten
16. Cucak Ijo – Ronggowarsito
17. Kenari Seto Kecil – Gir Pasang
18. Anis Merah – Gir Pasang
19. Murai Batu – Prambanan
20. Santet – Gir Pasang
21. Murai Batu Muda – Gir Pasang
22. Kenari Seto Bebas – Bergunung
23. Murai Batu – Plaosan
24. Kacer – Gergunung
25. Cucak Ijo – Gir Pasang
26. Cendet – Gergunung (Tropi 1)
27. Murai Batu – Ronggowarsito
28. Bebas Race – Gergunung
29. Kenari Seto Kecil – Gergunung
30. Cucak Ijo – Gergunung
31. Murai Batu – Gir Pasang
32. L8 Bitter – Gunung
Setiap kelas dipertandingkan secara kompetitif, dengan juri-juri berpengalaman yang menilai berdasarkan kualitas suara, gaya berkicau, dan performa burung di atas gantangan.
Kemeriahan Bupati Cup 2025 juga terasa istimewa karena bertepatan dengan momen bulan kemerdekaan, menjadikannya ajang silaturahmi sekaligus hiburan rakyat yang mengangkat budaya dan hobi masyarakat Klaten.
Panitia berharap acara ini bisa terus menjadi agenda tahunan yang mendukung perkembangan komunitas kicau mania sekaligus mempererat tali persaudaraan antar pencinta burung dari berbagai wilayah.
Penulis: Joko Purnomo | Gemadika.com







Tinggalkan Balasan Batalkan balasan