MAMUJU, GEMADIKA.com – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Rapat Pemenuhan Bukti Dukung Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tim dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sulbar, bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Sulbar, Senin (1/09/2025).

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dalam mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga melalui Panca Daya ke-5, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Baca juga :  Dari Warung Sepi ke Layanan Digital, Perempuan Pelosok Mamasa Bangkit Bersama PNM Mekaar

MCP KPK merupakan instrumen monitoring dan evaluasi dari KPK yang digunakan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi melalui penguatan sistem pencegahan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, secara langsung menerima kehadiran tim PBJ dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelengkapan data dan dokumen yang menjadi persyaratan penilaian MCP KPK.

Baca juga :  Dialog Interaktif di RRI Mamuju, Kepala DKPPKB Sulbar Berbagi Cerita Strategi “Garatta TBC” untuk Eliminasi Tuberkulosis

“Rapat ini adalah bagian dari komitmen Dinas Kesehatan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta memastikan pelayanan kesehatan dasar yang semakin berkualitas bagi masyarakat Sulbar,” ujar dr. Nursyamsi.

Dengan langkah ini, Dinas Kesehatan Sulbar berkomitmen untuk terus menjaga integritas, memperkuat transparansi, serta memberikan pelayanan terbaik yang berdampak langsung kepada masyarakat. (Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami