GROBOGAN, GEMADIKA.com – Nostalgia masa kecil kembali bergelora di GOR Bung Karno Purwodadi. Sebanyak 565 siswa dari 41 sekolah menengah se-Kabupaten Grobogan berkumpul dalam Festival Olahraga Tradisional (FOT) memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 dengan tema inspiratif “Dari Tradisi Menuju Prestasi”, Selasa (9/09/2025).

Kemeriahan di Balik Makna Mendalam

Acara yang berlangsung selama hampir satu jam penuh (07.49-08.48 WIB) ini bukan sekadar festival biasa. Dibuka dengan persembahan tari “Malembah Rasa Lumantar Beksa” yang memukau, event ini menjadi saksi bisu bagaimana warisan nenek moyang masih bisa hidup di era digital.

Hadir sebagai pembina upacara, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Setda Grobogan, Drs. Kurnia Saniadi, mewakili Bupati Grobogan. Turut memberikan dukungan penuh adalah Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Hj. Lusia Indah Artani, SE, MM, serta jajaran pejabat dari berbagai instansi termasuk Dandim, Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan Agama.

Pesan Kuat dari Pemerintah Daerah

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Setda Grobogan, Drs. Kurnia Saniadi, M.Si., saat menyampaikan sambutan sebagai pembina upacara. Mengenakan kaos khusus HAORNAS 2025. (Foto Istimewa)

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia penyelenggara. “Kegiatan ini tentunya menjadikan kita bernostalgia akan permainan yang biasa kita mainkan pada waktu kecil dulu,” ujar Kurnia Saniadi.

Baca juga :  DPD KAI Jateng Buka Posko Konsultasi Hukum Gratis, Wujudkan Cita-cita Pendiri di Usia ke-18 Tahun

Lebih dari sekadar nostalgia, festival ini memiliki misi besar: “Semoga ini dapat menyadarkan kita semua akan pentingnya olahraga serta menjaga kebudayaan kita, sekaligus juga dapat menjadikan pemicu sebagai sarana pembudayaan olahraga di masyarakat.”

Lima Langkah Strategis Membangun Olahraga Indonesia

Momentum HAORNAS ke-42 dimanfaatkan untuk menyampaikan visi strategis pembangunan olahraga nasional melalui lima langkah konkret:

  1. Pembudayaan olahraga sejak dini – menanamkan kebiasaan hidup aktif sejak usia muda
  2. Optimalisasi ruang publik – memanfaatkan fasilitas umum untuk aktivitas olahraga
  3. Pembinaan berbasis sains – menggunakan ilmu pengetahuan untuk melahirkan atlet berprestasi dunia
  4. Pengembangan sport industry dan sport tourism – membangkitkan pariwisata, UMKM, dan lapangan kerja
  5. Kolaborasi lintas sektoral – melibatkan pemerintah, swasta, media, akademisi, komunitas, dan masyarakat

Menyelamatkan Warisan dari Kepunahan

Keprihatinan mendalam terungkap dalam sambutan resmi: “Semakin pesatnya perkembangan jaman yang sudah serba teknologi dan gadget pada saat ini menyebabkan anak-anak akan lupa dengan permainan tradisional mereka.”

Festival ini hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman. “Sangat disayangkan apabila anak-anak semakin melupakan permainan tradisional karena terdapat nilai-nilai luhur dalam setiap permainan tradisional yang selama ini terlupakan,” tegas perwakilan pemerintah.

Baca juga :  Tradisi Manganan Desa Tlogotirto, Babinsa Ikut Lestarikan Budaya Leluhur

Misi Mulia: Jadikan Tradisi Tuan Rumah

Harapan besar dibebankan pada festival ini: menjadikan olahraga tradisional sebagai “tuan rumah di negeri sendiri” dan kekayaan budaya Indonesia yang membanggakan. Lebih jauh lagi, festival ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar Kabupaten Grobogan bahwa permainan tradisional merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga dan dibangkitkan kembali.

Partisipasi Masif dari Dunia Pendidikan

Para pejabat dan tamu kehormatan duduk di barisan depan mengikuti upacara peringatan HAORNAS ke-42. Terlihat spanduk bertuliskan “Dari Tradisi Menuju Prestasi” yang menjadi tema besar festival olahraga tradisional tingkat Kabupaten Grobogan tahun 2025. (Foto Istimewa)

Antusiasme luar biasa terlihat dari partisipasi 41 sekolah meliputi SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Grobogan. Dengan 565 siswa peserta, festival ini menunjukkan komitmen tinggi dunia pendidikan dalam melestarikan budaya lokal.

Kepada para panitia, wasit/juri, guru pendamping, dan kepala sekolah, pemerintah memberikan pesan khusus: “Laksanakan dengan baik dan sportif sesuai tugas dan kewajiban masing-masing.”

Pembukaan Resmi Penuh Hikmat

Dengan mengucap “Bismillahirrohmanirrohim”, Festival Olahraga Tradisional Kabupaten Grobogan Tahun 2025 resmi dibuka, menandai dimulainya pesta olahraga yang sarat makna dan nilai-nilai luhur bangsa. (Dion Pendim 0717/Grobogan)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami