GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana semakin menguat di Desa Boloh, Kecamatan Grobogan. Pada Sabtu (13/9/2025), warga setempat mendapat kesempatan berharga untuk mempelajari teknik penanggulangan kebakaran melalui pelatihan yang diinisiasi Komunitas Pitagoras.

Kegiatan bertajuk “Pitagoras Peduli Sehat Bersama, Sigap Bersama” ini merupakan hasil kolaborasi antara Komunitas Pitagoras, Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Grobogan, dan Pemerintah Desa Boloh. Acara mendapat sambutan luar biasa dari warga, perangkat desa, hingga perwakilan DPRD yang turut hadir menyaksikan.

Filosofi Peduli Sesama

Ketua Pitagoras, Hari Supriyadi, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan pelatihan ini dengan penuh semangat. “Tujuan utama kegiatan ini adalah agar warga sigap menghadapi kebakaran, tidak panik, dan mengetahui langkah-langkah penanganannya. Ini menjadi bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, Supriyadi menekankan nilai filosofis yang mendasari gerakan ini. “Pitagoras tidak hanya dikenal dalam dunia matematika, namun juga sebagai gerakan kepedulian sosial. Kita peduli sesama, Insyaallah menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tambahnya dengan penuh makna.

Baca juga :  Libur Iduladha 2026, Lebih dari 10 Ribu Penumpang Padati Stasiun Ngrombo Grobogan

Kebutuhan Mendesak Masyarakat

Apresiasi tinggi datang dari Sekretaris Desa Boloh, Ani, yang mengakui pentingnya inisiatif ini bagi masyarakat. Sebagai perangkat desa yang telah mengabdi sejak 2005, ia menyatakan bahwa pelatihan penanggulangan kebakaran merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di desanya.

“Bencana tidak bisa ditolak, tapi bisa diantisipasi. Salah satunya dengan memahami risiko kebakaran di rumah tangga, mulai dari penggunaan kompor gas, listrik, hingga kebiasaan sehari-hari. Semoga pelatihan ini bermanfaat dan menjadi kesadaran bersama,” terang Ani dengan penuh harapan.

Program Komprehensif

Pelatihan yang berlangsung di Desa Boloh ini dirancang secara komprehensif dengan beragam kegiatan. Mulai dari sesi pembukaan, sambutan dari berbagai pihak, penyampaian materi penanggulangan kebakaran, hingga simulasi praktik langsung di lapangan.

Baca juga :  Didukung FBI, Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Online Internasional Rp41 Miliar yang Beroperasi di Solo Raya

Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara berlangsung. Hal ini tidak mengherankan mengingat kasus kebakaran masih kerap terjadi di lingkungan sekitar, sehingga pengetahuan praktis tentang penanggulangan kebakaran menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Dampak Jangka Panjang

Pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino positif dalam jangka panjang. Selain menumbuhkan kesadaran warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan praktis masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Kolaborasi antara komunitas, institusi pendidikan, dan pemerintah desa dalam pelatihan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dapat terwujud melalui sinergi berbagai pihak. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di tingkat grassroot. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami