SAMARINDA, GEMADIKA.com –  Polresta Samarinda menggelar konferensi pers pada Senin (1/9/2025) pagi terkait penangkapan 22 orang yang diduga terlibat dalam pembuatan bom molotov di sebuah kampus di Jalan Banggeris, Samarinda.

Kapolresta Samarinda menyampaikan, dari 22 orang yang diamankan, sebanyak 4 orang kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing serta motif di balik aktivitas berbahaya tersebut.

Baca juga :  ‎Cegah Korban Berjatuhan, PT Hutama Karya Gencarkan Program Anti Microsleep di Jalan Tol Permai‎

“Ke-22 orang sudah diamankan, dan 4 di antaranya sedang kami lakukan pemeriksaan intensif,” ujar pihak kepolisian dalam konferensi pers.

Saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan lebih jauh, termasuk mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Polisi belum merinci identitas para terduga pelaku maupun keterkaitannya dengan situasi demonstrasi yang belakangan terjadi di sejumlah daerah.

Baca juga :  KPK Dalami Dugaan Aliran Dana dan Aset Tersangka Hergun, Istri Kapolsek Dampit Diperiksa sebagai Saksi

Polresta Samarinda menegaskan akan menindak tegas segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
( Di kutip dari kaltimtam )

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami