NTB, GEMADIKA.com – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, kembali menunjukkan tajinya setelah berhasil meraih pole position pada kualifikasi MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025).

Dominasi pembalap Aprilia berlanjut pada sesi kualifikasi dengan Bezzecchi membukukan rekor lap baru Sirkuit Mandalika dengan catatan waktu fantastis 1 menit 28,832 detik. Ini merupakan catatan waktu tercepat sepanjang pergelaran MotoGP Mandalika, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Jorge Martin pada 2024.

Baris Terdepan Dihuni Pembalap Muda
Posisi kedua dan ketiga di baris terdepan dihuni oleh Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing dan Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team. Keduanya berhasil menunjukkan performa impresif untuk menemani Bezzecchi di barisan start terdepan.

Sementara itu, juara dunia musim ini, Marc Marquez, harus menerima kenyataan pahit dengan hanya menempati posisi start kesembilan dari baris ketiga. Ini menjadi hasil mengejutkan mengingat dominasi Marquez sepanjang musim 2025.

Jalannya Sesi Kualifikasi
Marquez tampak kurang percaya diri sejak awal sesi kualifikasi dengan strategi membuntuti Francesco Bagnaia untuk mendapatkan slipstream taktik yang biasa digunakan pembalap untuk menambah kecepatan dengan memanfaatkan angin di belakang pembalap lain.

Upaya tersebut sempat berhasil dengan Marquez menempati posisi tercepat sementara dengan keunggulan 0,8 detik atas Bagnaia. Namun, dominasinya tidak bertahan lama.

Dua pembalap VR46 kemudian melejit ke posisi teratas. Fabio Di Giannantonio menjadi yang pertama menembus catatan 1 menit 29 detik, diikuti Franco Morbidelli di posisi kedua dengan jarak hanya 0,189 detik dari Di Giannantonio.

Baca juga :  Viral! Kantor Desa di Soromandi Bima Disegel Warga, Kades Emosi hingga Nyaris Baku Hantam

Namun, Bezzecchi akhirnya menjadi yang terdepan dengan catatan waktu yang sulit ditandingi, mengunci pole position untuk balapan hari Minggu.

Lima Besar Kualifikasi
Posisi empat dan lima besar ditempati oleh Alex Rins dan Pedro Acosta yang juga menunjukkan performa solid. Di belakang mereka, berturut-turut disusul oleh Luca Marini, Alex Marquez, Fabio Quartararo, dan Marc Marquez yang harus puas di posisi sembilan.

Posisi 10 diisi oleh Miguel Oliveira, peraih podium pertama di Sirkuit Mandalika pada tahun 2022. Pembalap asal Portugal itu mencatatkan waktu satu menit 29 detik, menunjukkan bahwa ia masih memiliki pace yang kompetitif di sirkuit yang pernah memberinya kejayaan.

Bagnaia Tersingkir di Q1
Kejutan besar terjadi ketika Francesco “Pecco” Bagnaia, sang pemenang sprint race dan balapan utama di MotoGP Jepang akhir pekan lalu, harus tersingkir di Q1 dan memulai balapan dari posisi 16.

Ini merupakan ketiga kalinya juara dunia 2022 dan 2023 tersebut tersingkir di Q1 dari lima sesi kualifikasi terakhir menunjukkan bahwa Bagnaia sedang mengalami kesulitan dalam mengekstrak performa maksimal motornya di sesi kualifikasi.

Kenangan Buruk Marc Marquez di Mandalika
Marc Marquez sendiri memiliki sejarah kelam dengan Sirkuit Mandalika. Pada 2022, ia mengalami crash highside besar yang sangat berbahaya. Tahun 2023, ia kembali mengalami kecelakaan. Pada 2024, ia menghadapi kendala teknis yang menghambat performanya.

Baca juga :  Viral! Kantor Desa di Soromandi Bima Disegel Warga, Kades Emosi hingga Nyaris Baku Hantam

Masalah berlanjut pada sesi Free Practice 1 kemarin, di mana Marquez mengalami dua kali crash. Meski berhasil lolos ke Q2, ia hanya mampu finish di posisi Sembilan jauh dari performa biasanya sebagai juara dunia musim ini.

Ini menjadi kali pertama bagi sang juara dunia menjalani kualifikasi yang tidak menempatkannya di posisi strategis untuk meraih podium. Kenangan buruk Mandalika tampaknya masih menghantui pembalap Spanyol tersebut.

Tantangan untuk Balapan Minggu
Dengan hasil kualifikasi ini, balapan pada hari Minggu diprediksi akan sangat menarik. Bezzecchi yang start dari pole position memiliki keuntungan besar, tetapi harus waspada terhadap Aldeguer dan Fernandez yang juga start dari baris depan.

Sementara itu, Marquez dan Bagnaia dua pembalap yang seharusnya menjadi favorit—harus bekerja keras dari posisi start yang tidak menguntungkan. Mereka harus melakukan overtaking yang banyak dan berisiko untuk bisa naik ke podium.

Cuaca Lombok yang panas dan lintasan Mandalika yang menuntut juga akan menjadi faktor penting. Manajemen ban dan strategi race pace akan sangat menentukan siapa yang akan naik podium pada hari Minggu nanti.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami