GROBOGAN,  GEMADIKA.com – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) kembali melebarkan sayap di sektor energi ramah lingkungan. Kali ini, perusahaan meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 30 September 2025. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi besar-besaran CGAS dalam menghadirkan solusi energi bersih di kawasan strategis Jawa bagian tengah.

Fasilitas modern ini dibekali kapasitas operasional hingga 1,5 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day), yang mampu melayani kebutuhan energi berbagai sektor industri dan komersial. Kehadiran infrastruktur baru ini tidak hanya memperkuat pasokan energi bersih, tetapi juga sejalan dengan program pemerintah dalam mengoptimalkan logistik dan distribusi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Komitmen Nyata CGAS untuk Energi Berkelanjutan

Direktur Utama PT Citra Nusantara Gemilang Tbk, Andika Purwonugroho, menegaskan bahwa pembangunan CNG Station Grobogan merupakan tonggak penting dalam perjalanan perusahaan di sektor energi nasional.

“Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen CGAS dalam menghadirkan solusi energi berkelanjutan sekaligus memperluas jangkauan bisnis kami di Jawa Tengah. Kami optimistis keberadaan CNG Station Grobogan akan membawa dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat sekitar tapi juga bagi mitra perusahaan,” ujar Andika dalam siaran pers, Jumat (3/10/2025).

Baca juga :  Jelang Waisak 2570 BE, Ratusan Umat Buddha Ambil Api Dharma di Mrapen untuk Dibawa ke Borobudur

Peresmian yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan, termasuk Bupati Grobogan Setyo Hadi, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Hj. Lusia Indah Artani, serta Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan infrastruktur energi bersih di wilayah mereka.

Membuka Peluang Ekonomi Baru untuk Grobogan

Bupati Grobogan Setyo Hadi menyambut baik kehadiran fasilitas ini dengan penuh antusias. Menurutnya, CNG Station bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga kunci penggerak ekonomi daerah.

“Keberadaan CNG Station ini bukan hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur energi di Kabupaten Grobogan, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan perekonomian daerah. Kami meyakini fasilitas ini akan mendorong efisiensi energi bagi pelaku industri, UMKM, hingga sektor jasa, sehingga mampu memperkuat daya saing dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Setyo.

Dengan hadirnya fasilitas ini, berbagai sektor usaha di Grobogan dan sekitarnya—mulai dari industri manufaktur, UMKM, hingga sektor jasa seperti restoran dan perhotelan—diharapkan dapat menikmati akses energi yang lebih murah, bersih, dan efisien. Ini tentunya akan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Baca juga :  Pemdes Tambirejo Terima Mahasiswa Praktik Keperawatan Komunitas Universitas An-Nur Purwodadi

Ekspansi Strategis di Tengah Tren Energi Hijau

Pembangunan CNG Station Grobogan sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan peningkatan signifikan kebutuhan energi ramah lingkungan. Gas alam terkompresi (CNG) menjadi alternatif energi yang semakin diminati karena lebih bersih, ekonomis, dan ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil konvensional.

Dengan kapasitas 1,5 MMSCFD, CNG Station Grobogan diproyeksikan menjadi katalis penting yang akan memperkuat kinerja keuangan CGAS di masa mendatang. Fasilitas ini juga semakin memperluas jaringan infrastruktur CGAS yang kini telah tersebar di tiga provinsi strategis: Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Melalui ekspansi agresif ini, CGAS menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri energi bersih Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. (****)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami