GROBOGAN, GEMADIKA.com – Jembatan penghubung antara Dusun Dlingo dan Dusun Goprak, yang mengarah ke kantor Balai Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, mengalami longsor pada bagian sayap barat dan timur utara. Kerusakan ini diduga akibat derasnya curah hujan yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Menurut keterangan warga setempat, Pak Eko, warga Goprak RT 02 RW 01, longsoran terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Juworo dan sekitarnya. “Pondasi sayap jembatan terbawa arus karena derasnya aliran air. Kami berharap jembatan ini segera diperbaiki agar akses warga tidak terganggu,” ujarnya.
Hujan lebat yang mengguyur kawasan itu juga menyebabkan banjir di beberapa desa di wilayah Kecamatan Toroh dan Kecamatan Purwodadi, sehingga memperparah kondisi infrastruktur di sekitar aliran sungai.
Menanggapi kejadian tersebut, salah satu tokoh masyarakat sekaligus pengusaha dari Dusun Dlingo, Bapak Hadi Waluyo, bersama perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Grobogan, Bapak Heri, langsung meninjau lokasi pada Senin, 27 Oktober 2025.
“Kami sudah meninjau langsung kondisi jembatan. Kerusakan cukup parah dan memerlukan penanganan segera agar akses antar dusun tidak terputus,” ungkap Bapak Hadi Waluyo.
Ia berharap pemerintah daerah melalui Dinas PUPR dapat segera mengambil langkah perbaikan agar aktivitas warga di dua dusun tersebut dapat kembali normal. “Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga menuju balai desa dan area pertanian, jadi kami sangat berharap segera diperbaiki,” tambahnya.
Warga kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah agar jembatan penghubung Dusun Dlingo–Goprak bisa segera difungsikan kembali secara aman dan layak. (Joko P)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan