GROBOGAN, GEMADIKA.com – Dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Karangharjo, Satuan Tugas TMMD ke-126 Kodim 0717/Grobogan melaksanakan kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial) melalui pengembangan UMKM dengan menggandeng pelaku usaha Jamu tradisional agar berkembang dan dapat bergerak lebih luas. Selasa (21/10/2025)
Kegiatan pendampingan UMKM hari ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha untuk terus berkomitmen dalam menyediakan produk yang berkualitas yaitu produk yang aman, berkhasiat/bermanfaat, bermutu, dan berdaya saing.
“Kegiatan ini juga menjadi jembatan antara TNI dengan masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan sarana mengelola manajemen usaha, inovasi produk, dan pemasaran untuk memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produk mereka,” ungkap salah satu satgas, Serda Joko Priyanto

Danramil 16/Pulokulon Kapten Inf Wiyono sangat mendukung UMKM jamu tradisional. Dalam TMMD ini, kami tidak hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi juga fokus pada pemberdayaan masyarakat. Komsos yang kami lakukan ini adalah bentuk perhatian kami agar UMKM jamu di sini bisa lebih maju. “Kami siap membantu jika ada kendala, baik dalam hal produksi maupun pemasaran. Ini adalah salah satu cara kita membangun desa secara holistik,” tambah Danramil.
“Komsos menjadi roh TMMD karena menciptakan kedekatan dan mempererat rasa persaudaraan antara anggota TNI dengan masyarakat Desa Karangharjo,” tegas Danramil.
Darmono (54) warga Dusun Bogor Aji RT 02/07 Desa Karangharjo Kec. pulokulon, salah satu pelaku UMKM Jamu tradisional menyambut baik komsos yang dilakukan Anggota Satgas. Produk jamu yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas, baik dari segi higienis maupun kemasan, pelaku UMKM yang sebelumnya hanya menjual jamu secara keliling atau terbatas, kini memiliki pengetahuan dan alat untuk memasarkan produk secara lebih luas.
Kegiatan komsos yang intensif mendekatkan TNI dengan masyarakat, menciptakan kebersamaan, dan mendorong pelaku UMKM jamu untuk mengelola usaha mereka agar lebih kompetitif dan berkelanjutan,
“Program TMMD jadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan ekonomi di Desa Karangharjo,” terang Darmono.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan