GEMADIKA.com – Cuaca panas yang melanda belakangan ini memang kerap membuat tubuh terasa tidak nyaman. Teriknya sinar matahari di siang hari membuat badan mudah berkeringat, bahkan terasa lemas. Tak jarang, banyak orang justru mengalami demam akibat cuaca panas. Tapi, sebenarnya apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Secara medis, demam atau pireksia adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat di atas normal, yakni lebih dari 38 derajat Celsius. Umumnya, demam merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau peradangan. Namun, kondisi ini juga bisa dipicu oleh faktor lain seperti efek obat, cedera, paparan racun, bahkan suhu udara yang terlalu panas.

Baca juga :  PDSKJI: Bunuh Diri Tidak Bisa Dijelaskan oleh Satu Penyebab, Deteksi Dini Sangat Penting

Berikut beberapa penyebab mengapa cuaca panas bisa membuat tubuh mengalami demam:
1. Keringat Berlebihan
Saat beraktivitas di bawah terik matahari, tubuh mengeluarkan banyak keringat untuk menjaga suhu tetap stabil. Namun, tubuh yang terlalu basah karena keringat bisa membuat kamu mudah masuk angin, sehingga berisiko mengalami demam.

2. Serangan Panas (Heat Stroke)
Berada terlalu lama di bawah paparan sinar matahari dapat menyebabkan heat stroke. Kondisi ini terjadi ketika suhu tubuh meningkat drastis karena penumpukan panas berlebihan. Gejalanya bisa berupa demam tinggi, menggigil, hingga pusing.

Baca juga :  Mulai 1 Juli 2026, Medicare AS Tanggung Obat Penurun Berat Badan Wegovy dan Zepbound

3. Perubahan Suhu yang Drastis
Ketika kamu berpindah dari luar ruangan yang panas ke ruangan ber-AC dengan suhu dingin secara tiba-tiba, tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan diri. Akibatnya, perubahan suhu yang ekstrem ini bisa memicu demam.

4. Terlalu Banyak Minum Air Dingin
Rasa gerah sering diatasi dengan minum air es. Namun, minum air dingin secara berlebihan justru bisa menimbulkan radang tenggorokan, yang pada akhirnya membuat tubuh demam.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami