BANGKALAN, GEMADIKA.com – Pengeroyokan kepada siswa yang terjadi di bulan Mei 2025 di Kecamatan Klampis, Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini tak satupun pelaku ditahan.

Kejadian pengeroyokan itu terjadi sepulang sekolah. Korban yakni AS (15) warga Kecamatan Klampis didatangi oleh teman sekolahnya yakni IS (15) beserta keluarganya yakni kakaknya berinisial HS, ayahnya berinisial JU dan ibunya berinisial S.

AS lalu dikeroyok oleh IS, HS dan JU. Sedangkan S, memprovokasi anak dan suaminya untuk memukuli korban. Aksi nekat satu keluarga ini bahkan terekam kamera salah satu warga yang ada di lokasi dan sempat viral.

Kuasa Hukum Pelapor, Sandi Pramu Winalda menjelaskan, Tanggal (06/11/25) kemarin, pihak polres Bangkalan sudah melengkapi dokumen dan sudah di limpahkan ke kejaksaan.

“Saya beserta keluarga korban berharap agar pihak kejaksaan untuk segera menindak lanjuti dan segera masuk proses persidangan,” ungkap Sandi. Jum’at (07/11/25).

Terkait DPO berinisial HS pihak Polres Bangkalan masih berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi yang ada di Kab Pamekasan, apakah benar HS ini memiliki paspor.

“Pihak Polres ingin berkoordinasi dulu bersurat untuk meminta data terkait dugaan telah melarikan diri ke Malaysia,” pungkasnya.

Untuk kedua orang tua pelaku JU dan S, Pihak Polres akan melakukan gelar perkara pada hari Rabu minggu depan.

“Saya sudah memberikan bukti-bukti untuk di tindak lanjuti terkait keikutsertaan orang tua dalam hal penganiayaan anak di bawah umur, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ayah korban Suherman menilai kasus tersebut berjalan lambat. Apalagi, kasus yang bergulir sejak 6 bulan yang lalu ini, tak satupun pelaku ditahan.

“Saya ingin keadilan karena anak saya sudah di pukul dan dipermalukan di depan umum lebih-lebih kejadian tersebut di lakukan di depan sekolah (lingkungan pendidikan). Saya minta kepada kepolisan pelaku IS apalagi HS yang di duga melarikan diri untuk segera di tangkap,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami