JAKARTA, GEMADIKA.com – Berawal dari inisiasi dan kolaborasi profesi Arsitek dan Ahli Konstruksi dari berbagai daerah di Indonesia, untuk memberikan wakaf profesi dalam suatu Deklarasi Masyarakat Pesantren Nusantara (Mastren) di Jawa Timur pada Oktober 2025 lalu. Kali ini berlanjut pada level yang lebih besar yaitu skala regional dan nasional.

Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) tergerak untuk ikut serta berkolaborasi dalam meningkatkan keandalan bangunan gedung di Lingkungan Pondok Pesantren di seluruh Indonesia.

“Kami ingin Ponpes di Indonesia memiliki bangunan yang memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan sesuai fungsi yang ditetapkan, untuk itu pembangunan Pondok Pesantren perlu didukung oleh pelaku pembangunan yang kompeten di bidangnya,” ungkap K.H Muchlin Muhsin. Selasa, (11/11/25).

Baca juga :  Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan arah pengembangan wellness tourism sebagai salah satu fokus pariwisata berkualitas Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta.

Dalam kesempatan ini Ketua Umum IAI, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI, AA dan Ketua Syuriah Masyarakat Pesantren Nasional, Dr. K.H Muchlin Muhsin S.Pd, M.H menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).

Ketua Umum IAI, Ar. Georgius Budi Yulianto dan Ketua Syuriah Masyarakat Pesantren Nasional, Dr. K.H Muchlin Muhsin S.Pd, M.H menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). (Ist)

“Kerja sama ini terjalin untuk menciptakan lingkungan pesantren yang lebih baik,” pungkas pengasuh Ponpes Al Anwar Modung Bangkalan.

Tidak hanya itu di hari yang sama, Pengurus Nasional IAI bersama Pengurus Mastren berkesempatan audiensi di Kantor Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Audensi tersebut di terima langsung oleh Sekretaris Jenderal PII, Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., IPU., ASEAN Eng., ACPE.

Baca juga :  Kemenkes Tarik Investasi Raksasa Pabrik Plasma dan Vaksin, Indonesia Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional

Sekjen PII, Dr. Ir. Teguh Haryono, menegaskan bahwa pendampingan dari tenaga ahli yang kompeten di setiap bidangnya menjadi prioritas bersama.

“Hal ini bertujuan menyatukan visi untuk bersama-sama hadir di seluruh provinsi guna memastikan kebutuhan bangunan serta infrastruktur ponpes yang baik dan andal,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami