JAKARTA, GEMADIKA.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Aktor senior Epy Kusnandar mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (3/12/2025) pukul 14.24 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur. Pria kelahiran 1 Mei 1964 ini meninggal akibat pembuluh darah di bagian otak pecah.
Kondisi Kritis Sejak Subuh
Dilansir dari Detik.com, putra Epy Kusnandar, Damar Rizal Marzuki, menceritakan kejadian bermula pada waktu subuh. Dia menerima kabar pukul 05.30 WIB dan langsung bergegas menuju RSPON. Saat ditemukan istrinya, Karina Ranau, Epy Kusnandar sudah dalam kondisi kritis.
“Kronologisnya begitu cepat kalau kata dokter. Karena, penyakitnya berhubungan dengan alat yang paling vital, otak manusia ya. Sama kayak jantung,” ujar Damar kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
Saat di rumah sakit, kondisi bintang sinetron ‘Preman Pensiun’ itu sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, pihak medis sudah memberi tahu keluarga untuk menunggu keajaiban.
“Penyakit jantung, penyakit otak, itu bisa tiba-tiba. Bisa dalam hitungan detik, tidak sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Itu di situ udah mulai menunggu keajaiban gitu,” kata Damar.
Semi-Koma dengan Tensi Tinggi
Adik Epy Kusnandar, Deniar Hendarsah, mengatakan kondisi kritis yang dialami kakaknya sudah tahap semi-koma dan tensi tinggi yang tak kunjung turun. Tindakan operasi pun tidak mungkin dilakukan.
Dia menyebutkan, pihak rumah sakit sudah memberikan upaya maksimal, termasuk alat bantu oksigen dan obat-obatan untuk menaikkan kesadaran. Namun, kondisi Epy Kusnandar justru semakin memburuk ketika tensinya mulai turun.
“Akhirnya dengan bertahan beberapa jam, beberapa menit, sampai di suatu saat di ruangan itu sudah dipenuhi sama keluarga, sama kerabat, terus menyemangati, ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas… nafas berpulang,” ujar Deniar.
Istri Umumkan Kepergian Melalui Instagram
Kabar duka ini diungkap langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui postingan di akun Instagram pribadinya. Karina memperlihatkan foto almarhum yang dikelilingi oleh ketiga anaknya.
“Innalillahi wainnalillahi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa,” tulis Karina.
Sejak jenazah dipindahkan dari RSPON hingga tiba di rumah duka, Karina terus mendampingi suaminya dengan kondisi penuh kesedihan. Kepergian aktor senior ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para penggemar.
Karier di Dunia Hiburan
Epy Kusnandar mengawali kariernya di dunia hiburan lewat aktingnya dalam serial televisi ‘1 Kakak 7 Ponakan’ yang tayang pada 1996. Sejak saat itu, Epy kemudian mendapat banyak kesempatan untuk tampil dalam berbagai sinetron dan film layar lebar.
Namanya semakin dikenal luas melalui perannya dalam sinetron ‘Preman Pensiun’ yang sangat populer di kalangan penonton Indonesia. Akting naturalnya selalu berhasil mencuri perhatian dan menginspirasi banyak orang.
Meninggalkan Istri dan Tiga Anak
Epy sempat menikah dan dikaruniai dua anak laki-laki yang kini telah beranjak dewasa, yaitu Qodrat Pratama Putra dan Damar Rizal Marzuki.
Ia kemudian menikah untuk kedua kalinya dengan Karina Ranau, yang juga berprofesi sebagai aktris. Keduanya dikaruniai satu anak laki-laki bernama Quentin Stanislavski Kusnandar.
Doa dari Netizen
Unggahan Karina Ranau di Instagram langsung diramaikan komentar netizen yang turut mendoakan sang aktor dan keluarga.
“Innalillahi wa innailahi rojiun, turut berduka cita dan doa terbaik buat kang Epy,” tulis akun @aleanty****.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kaget baca berita ini. Saya suka peran Beliau di setiap film. Selalu menginspirasi dan penuh pembelajaran Semoga Kang Mus husnul khatimah. Aamiin,” tulis akun @evifebrias****.
Pemakaman di TPU Jeruk Purut
Dalam unggahan tersebut, Karina juga menuliskan tempat dan waktu pemakaman almarhum. Epy Kusnandar akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut pada Kamis (4/12/2025).
Kepergian Epy Kusnandar meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan jutaan penggemarnya di seluruh Indonesia. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.




