JAKARTA, GEMADIKA.com –  Kebakaran melanda gedung perusahaan Terra Drone yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa siang. Insiden tragis ini menewaskan 17 orang, dan menurut keterangan kepolisian, sebagian besar korban meninggal bukan karena luka bakar, melainkan akibat asfiksia setelah menghirup asap pekat yang memenuhi bangunan. Informasi ini dilaporkan oleh kumparan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat banyak karyawan tengah beristirahat. Api pertama kali muncul dari lantai 1 dan dengan cepat membesar. Sementara itu, asap hitam tebal naik ke lantai-lantai atas, termasuk lantai 6 yang juga digunakan sebagai area kerja.

Baca juga :  Drama Memanas! Lisa Mariana Bongkar Masa Lalu Ayu Aulia, Singgung Pengakuan Kontroversial

Kondisi tersebut membuat sejumlah karyawan terjebak. Para korban ditemukan berada di lantai 2 hingga 5, dan seluruhnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa asap pekat yang menyelimuti bangunan membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri. Situasi semakin genting karena banyak ruangan memiliki akses terbatas, sehingga jalur evakuasi menjadi sulit dilalui.

Baca juga :  Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan, Diganti Sistem Jalan Berbaya

Terra Drone merupakan perusahaan penyedia layanan drone untuk berbagai sektor industri, dengan kantor pusat berbasis di Jepang. Kebakaran ini menjadi salah satu insiden gedung perkantoran dengan jumlah korban jiwa terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga kini, proses penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung. Aparat gabungan dari kepolisian dan dinas pemadam kebakaran tengah mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami