PURWOREJO, GEMADIKA.com – Suara gemuruh tanah longsor memecah keheningan dini hari di Dusun Prigi, Desa Tridadi, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 03.15 WIB. Material tanah dan bebatuan langsung menutup seluruh badan jalan utama dusun tersebut.

Sehari kemudian, Minggu (28/12/2025), puluhan warga masyarakat bersama anggota Koramil 11/Loano dan relawan turun tangan. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan material longsor yang melumpuhkan akses jalan penghubung warga di RT 02 RW 01 tersebut.

Hujan Deras Picu Longsor

Bencana tanah longsor ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung dalam waktu lama. Material tanah dan bebatuan yang longsor langsung menutupi seluruh badan jalan, sehingga akses jalan utama Dusun Prigi lumpuh total.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Aktivitas warga terganggu karena jalur utama yang biasa dilalui sehari-hari tertutup material longsor.

Baca juga :  Pelayanan Speling di Desa Ngrandah Disambut Antusias Warga, Pemdes Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Namun di tengah musibah, ada kabar menggembirakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut. Warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi selamat.

Koramil 11/Loano Respons Cepat

Danramil 11/Loano, Lettu Inf Hary, langsung menerjunkan personelnya untuk membantu warga membersihkan material longsor. Di sela-sela kegiatan karya bakti, ia menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan wujud kepedulian serta bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami bersama warga dan relawan bergotong royong membersihkan material longsor agar akses jalan dapat segera kembali normal. Ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat serta upaya membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana alam,” ujar Lettu Inf Hary.

Dengan semangat gotong royong, warga, anggota TNI, dan relawan bekerja bahu-membahu mengangkut material tanah dan bebatuan. Peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong digunakan untuk mempercepat proses pembersihan.

Baca juga :  Iskandar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum SWI Periode 2026–2031 dalam Munas di Boyolali

Imbauan Waspada Bencana Susulan

Danramil 11/Loano juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan curah hujan yang cukup tinggi.

“Melalui sinergi antara TNI, relawan, dan masyarakat, proses pembersihan material longsor dapat dilakukan secara bertahap hingga akses jalan kembali dapat digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung. Diharapkan dalam waktu dekat, akses jalan utama Dusun Prigi dapat kembali normal dan warga dapat beraktivitas seperti biasa.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah atau pergerakan material di lereng bukit.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami