BANGKALAN, GEMADIKA.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (KBP3A) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, memberikan piagam penghargaan kepada para penyuluh Keluarga Berencana (KB) berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah kriteria penilaian, meliputi manajemen kepemimpinan, capaian kinerja, administrasi, visualisasi, serta kebersihan balai. Sudiyo menegaskan, penilaian ini bertujuan untuk memotivasi penyuluh KB agar terus berkembang, bukan sebagai tolok ukur mutlak kinerja.

“Dengan metode ini, pegawai merasa dihargai dan lebih termotivasi untuk berkembang,” ungkap Sudiyo, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, sistem penilaian tahun ini mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh indikator digabungkan menjadi satu kesatuan agar hasil penilaian lebih objektif dan menyeluruh.
“Seluruh indikator digabungkan menjadi satu kesatuan penilaian agar hasilnya lebih objektif,” jelasnya.
Daftar Balai Penyuluh KB Berprestasi Tahun 2025
- Juara I: Balai Kecamatan Socah (504)
- Juara II: Balai Kecamatan Galis (487)
- Juara III: Balai Kecamatan Burneh (408)
- Harapan I: Balai Kecamatan Kwanyar (398)
- Harapan II: Balai Kecamatan Konang (389)
- Harapan III: Balai Kecamatan Tanah Merah (387)
Penyuluh KB Terfavorit
Juara I: Ibu Endah
Juara II: Ibu Nuruk Holifah
Juara III: Ibu Yulia
Sudiyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyuluh KB yang bertugas di lapangan dan berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
“Atas nama lembaga, saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di lapangan. Jadikan ajang ini sebagai penyemangat diri,” harapnya.
Ia juga meyakini bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang terstruktur akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas operasional dan pelayanan balai KB di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
“Saya bangga dengan adanya monev ini. Balai sudah banyak yang bagus, namun masih ada yang belum layak, yaitu Kecamatan Tragah dan Kecamatan Tanah Merah. Sudah kami usulkan ke pusat untuk renovasi, namun belum disetujui,” tutup Sudiyo.
(Nardi)




