NAGAN RAYA, GEMADIKA.com — Warga Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil truk pada Kamis malam (15/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban diketahui berinisial D (22), seorang sopir truk asal Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam mobil UD Truck CKE 250 yang terparkir di pinggir Jalan Raya Nagan Raya–Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Desa Blang Muko.
Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H. membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan tali tambang yang diikatkan pada pegangan pintu bagian dalam sebelah kiri mobil. Namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar AKP Muhammad Rizal.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah Keuchik Desa Blang Muko menerima laporan dari warga. Informasi itu kemudian diteruskan kepada perangkat desa, yang selanjutnya mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban telah meninggal dunia di dalam kendaraan.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap barang pribadi korban, petugas menemukan rekaman pesan suara (voice note) pada aplikasi WhatsApp yang mengindikasikan adanya pertengkaran antara korban dengan kekasihnya sebelum peristiwa tersebut terjadi. Temuan ini masih didalami oleh penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Sekitar pukul 23.30 WIB, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian meliputi mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, mengevakuasi jenazah ke rumah sakit, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.
Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait peristiwa ini dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian hingga hasil pemeriksaan resmi diumumkan.
(Rahmat P. Ritonga)




