BATU BARA, GEMADIKA.com – Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Jurnalis Indonesia–Demokrasi (DPC PJI-D) Kabupaten Batu Bara menjalin silaturahmi dan audiensi tatap muka dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Sabtu (31/1/2026).

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kalapas, Jalan Kuala Teuku Umar, Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi antara insan pers dan lembaga pemasyarakatan.

Kedatangan pengurus DPC PJI-D disambut langsung oleh Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, ST, SH, M.Hum., didampingi sejumlah pejabat struktural. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan apresiasi atas kunjungan PJI-D dan menilai peran pers sangat penting dalam membangun komunikasi yang positif dan konstruktif.

Ketua DPC PJI-D Kabupaten Batu Bara, Mariati AB, bersama jajaran pengurus, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pihak Lapas. Ia menegaskan bahwa audiensi ini merupakan wujud komitmen PJI-D dalam menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kalapas Labuhan Ruku yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan. Silaturahmi ini diharapkan dapat mempererat hubungan serta membuka ruang komunikasi yang baik ke depan,” ujar Mariati.

Dalam pertemuan tersebut, Kalapas Labuhan Ruku memaparkan sejumlah program pembinaan unggulan yang dijalankan Lapas, salah satunya kerja sama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Asahan (LKBH FH UNA).

Kerja sama ini difokuskan pada pemberian bantuan hukum gratis (pro bono) dan konsultasi hukum bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Selain itu, kolaborasi tersebut juga memberikan manfaat edukatif bagi mahasiswa hukum melalui kegiatan kunjungan lapangan dan pemahaman praktik hukum secara langsung.

Selain pembinaan hukum, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku juga menjalankan program perikanan dan pertanian sebagai bekal keterampilan bagi WBP. Program ini bertujuan agar warga binaan memiliki keahlian yang dapat diterapkan setelah bebas, sehingga mampu hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

Di bidang ekonomi kreatif, berbagai kegiatan UMKM WBP seperti kerajinan tangan dan produk kreatif lainnya juga terus dikembangkan. Namun demikian, pihak Lapas berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya dalam membantu akses pemasaran agar produk WBP memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, pengurus DPC PJI-D Kabupaten Batu Bara menyatakan kesiapan untuk menyampaikan aspirasi dukungan pemasaran UMKM WBP kepada Bupati Batu Bara, sebagai bagian dari peran pers dalam mendorong pemberdayaan dan rehabilitasi sosial.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi yang lebih erat antara insan pers dan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, guna mendukung pembinaan WBP yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan.

(Tim – Jumaidi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami