GROBOGAN, GEMADIKA.com – Semangat gotong royong kembali bergelora di Kabupaten Grobogan. Pemerintah Kecamatan Grobogan bersama Kodim 0717/Grobogan resmi mensosialisasikan program Karya Bakti Mandiri (KBM) untuk tahun anggaran 2026 yang berlokasi di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, pada Rabu (14/01/2025).
Camat Grobogan, Suprapti, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami rencana besar pembangunan yang akan dilakukan di wilayah mereka. Program KBM ini tidak berdiri sendiri, melainkan hasil kolaborasi apik antara TNI dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Sosialisasi Karya Bakti Mandiri adalah mensosialisasikan kegiatan di tahun 2026 di Desa Rejosari. Tentunya kegiatan ini berkolaborasi dengan beberapa OPD, ada Dispermades, Disdukcapil, dan juga ada kesehatan,” ujar Suprapti saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.
Salah satu titik utama pembangunan fisik dalam program ini adalah Dusun Krajan. Rencananya, akses jalan di wilayah tersebut akan diperbaiki secara signifikan melalui metode rabat beton yang dikerjakan secara gotong royong oleh warga dan petugas.
Suprapti menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat agar muncul rasa memiliki (handarbeni) terhadap fasilitas yang dibangun.
“Semua lini harus ikut dan bersifat gotong royong. Semua warga masyarakat sebagai tokoh masyarakat ikut handarbeni (merasa memiliki),” tambahnya.
Rincian Target Pembangunan Fisik dan Sosial

Mewakili Kodim 0717/Grobogan, Kapten CBA Aniful Murtadlo memaparkan detail teknis sasaran program KBM 2026 yang terbagi menjadi dua kategori utama:
Sasaran Fisik:
- Pengecoran Jalan: Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 15 cm.
- Renovasi Fasilitas Umum: Perbaikan 2 titik Mushola dan 2 titik Poskamling.
- Kesehatan Lingkungan: Pembangunan jamban (jambanisasi) di 5 titik rumah warga.
Sasaran Non-Fisik:
Selain membangun fisik desa, KBM juga menyasar pembangunan kualitas SDM melalui:
- Pembaruan data kependudukan (KK, KTP, dan KTP Pemula) oleh Disdukcapil.
- Layanan kesehatan gratis untuk warga.
- Penyuluhan hukum serta pencegahan narkoba (P4GN) yang bekerja sama dengan pihak Kepolisian.
Aniful Murtadlo berharap perbaikan jalan ini akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian dan pendidikan di Desa Rejosari.
“Harapannya tentu dengan adanya pembangunan fisik ini akan lebih menyejahterakan masyarakat… untuk jalan ini bisa mempermudah aktivitas masyarakat, baik untuk perekonomian, kegiatan anak sekolah, dan lain sebagainya,” tegas Aniful.
Program KBM 2026 ini diharapkan menjadi percontohan bagaimana kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah dapat mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan