BANDUNG BARAT,GEMADIKA.com– Pada hari pertama operasi pencarian, tim gabungan berhasil mengevakuasi 10 kantong jenazah dari timbunan material longsor yang menimpa kawasan permukiman dan lahan pertanian.

Proses pencarian berlangsung sejak pagi hingga sore hari, meski dihadapkan pada cuaca buruk yang menyulitkan evakuasi dan meningkatkan risiko keselamatan petugas. Seluruh jenazah yang ditemukan langsung dibawa ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan identitas para korban secara akurat dan resmi, sesuai prosedur penanganan korban bencana.

10 Jenazah Dievakuasi di Hari Pertama

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa hingga Sabtu (24/1/2026), tim gabungan telah berhasil mengangkat 10 kantong jenazah dari lokasi longsor.

“Di Pos DVI saat ini terdapat 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 6 jenazah telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga,” ujar Hendra di lokasi kejadian, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga :  Viral! Maling Motor Ditangkap Polisi Saat Hadiri Resepsi Pernikahan di Garut

Dari temuan tersebut, sembilan jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, sementara satu kantong lainnya berisi potongan tubuh korban. Salah satu bagian tubuh berupa tangan telah berhasil diidentifikasi melalui pencocokan sidik jari, sedangkan potongan tubuh lainnya berupa kaki masih menunggu hasil uji DNA.

81 Warga Masih Dilaporkan Hilang

Selain korban meninggal, longsor ini juga menyebabkan puluhan warga dilaporkan hilang. Hingga Sabtu sore pukul 16.00 WIB, sekitar 81 orang masih dalam pencarian.

“Angka ini masih bersifat perkiraan berdasarkan data posko pengaduan. Dari laporan yang masuk, sebanyak 23 korban telah teridentifikasi,” kata Hendra.

Pendataan korban hilang terus diperbarui seiring masuknya laporan dari masyarakat. Tim gabungan juga intens berkoordinasi dengan keluarga korban untuk mencocokkan identitas jenazah yang telah ditemukan.

Baca juga :  Dibawa ke Markas GRIB Jaya, Putri Penulis Ahmad Bahar Sempat Diinterogasi Hercules Soal Chat Ancaman

Pencarian Dihentikan Sementara

Operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara pada Sabtu sore karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan serta demi keselamatan tim penyelamat.

“Karena cuaca belum memungkinkan, penggalian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan besok. Kami berharap seluruh korban yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan,” sebut Hendra.

Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu (25/1/2026) pagi, melibatkan unsur Polri, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga setempat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan di lokasi longsor.

Imbauan Keselamatan

Aparat dan tim penanggulangan bencana mengimbau masyarakat untuk menjauhi area longsoran serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami