LAMPUNG TIMUR, GEMADIKA.com – Dapur MBG Semesta Maju Bersama di Desa Sukaraja Nuban, Kabupaten Lampung Timur, menjadi sorotan setelah diduga mengirimkan makanan yang sudah mengeluarkan bau tidak sedap ke sejumlah Sekolah Dasar dan masyarakat setempat.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (10/4/2026), saat menu makanan yang didistribusikan ke sekolah dan Posyandu dikembalikan oleh warga karena diduga sudah tidak layak konsumsi.
Daging Ayam Diduga Berubah Bau Saat Proses Pengolahan
Kepala gudang Dapur MBG Semesta Maju Bersama, Renita Pembriyani, menjelaskan bahwa bahan baku berupa daging ayam awalnya dalam kondisi baik saat diterima.
“Saat kami menerima daging ayam dari pemasok, kondisinya masih bagus. Namun setelah dikeluarkan dari freezer untuk dimasak, tiba-tiba mengeluarkan bau tidak sedap. Kemungkinan ada kesalahan dalam proses penyimpanan sebelumnya,” jelas Renita.
Makanan Sempat Didistribusikan ke Sekolah dan Posyandu
Petugas keamanan dapur, Ali Hendra, membenarkan bahwa makanan yang telah diolah tetap didistribusikan meskipun diduga sudah berbau.
“Makanan sempat dikirim ke Sekolah Dasar dan Posyandu. Namun kemudian dikembalikan oleh masyarakat karena baunya tidak sedap,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa para pekerja di dapur sebenarnya telah mengetahui kondisi bahan baku tersebut sebelum dimasak.
Pimpinan Diduga Mengetahui, Namun Distribusi Tetap Dilakukan
Ali Hendra menyebutkan bahwa sejumlah penanggung jawab, termasuk Kepala SPPG Bejo Prayitno, S.Pd. dan PLO Gizi Neni Purnama Sari, A.Md.Gz, diduga telah mengetahui kondisi daging ayam yang tidak layak.
“Beberapa kepala bagian sudah tahu daging ayamnya berbau, tetapi tetap memerintahkan makanan untuk dikirim,” lanjutnya.
Pihak Yayasan Mengaku Masih Lakukan Evaluasi
Menanggapi hal tersebut, perwakilan yayasan, Hesti Dwi Puspita, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dan masih melakukan penelusuran internal.
“Kami masih melakukan evaluasi terkait informasi ini. Untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp.
Kepala SPPG Belum Beri Keterangan
Sementara itu, Kepala SPPG Bejo Prayitno belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon tidak mendapatkan respons.
Potensi Risiko Kesehatan
Distribusi makanan yang tidak layak konsumsi berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak sekolah dan balita di Posyandu.
Kasus ini menyoroti pentingnya:
- Standar keamanan pangan
- Pengawasan distribusi makanan
- Tanggung jawab pengelola dapur umum
Penulis : Fatulloh





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan