GROBOGAN, GEMADIKA.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang kembali digaungkan pemerintah sebagai langkah penyelamatan keuangan negara, suara keresahan masyarakat kecil justru semakin menguat. Mereka merasa bukan hanya tidak mendapat manfaat dari kebijakan tersebut, tetapi justru menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.

Keresahan ini mencuat di Kalijaga, Grobogan, pada Selasa (31/3/2026), ketika sejumlah warga dan aktivis menyuarakan kritik terhadap arah kebijakan anggaran yang dinilai kurang berpihak kepada lapisan masyarakat bawah.

Efisiensi di Atas Kertas, Beban di Lapangan

Pemerintah kerap menyebut efisiensi anggaran sebagai upaya menjaga stabilitas fiskal dan masa depan ekonomi. Namun bagi masyarakat kecil, kebutuhan hari ini tidak bisa ditunda menunggu janji masa depan. Harga kebutuhan pokok yang terus merangkak, biaya hidup yang kian berat, dan akses terhadap layanan dasar yang semakin sempit menjadi persoalan nyata yang dihadapi setiap hari.

Di tengah situasi tersebut, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran juga dipertanyakan. Publik melihat adanya ketimpangan antara pengorbanan yang diminta dari rakyat dengan perilaku sebagian oknum yang dinilai masih jauh dari semangat efisiensi yang diusung.

Kepercayaan Publik Kian Menipis

Fenomena ini memunculkan persepsi bahwa krisis kerap dijadikan alasan pembenar kebijakan, sementara praktik yang merugikan negara disebut masih berjalan di balik layar. Kondisi ini semakin menggerus kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang diambil pemerintah.

Rakyat kecil kembali berada di posisi yang sama: diminta bertahan, diminta percaya, di tengah janji yang berulang kali dinilai tidak sepenuhnya terealisasi.

Para pengkritik kebijakan ini mengingatkan bahwa kondisi sosial memiliki batas toleransi. Ketika tekanan terus meningkat dan aspirasi tidak didengar, potensi gejolak sosial adalah konsekuensi yang tidak bisa diabaikan.

“Bagi masyarakat kecil, lapar bukan sekadar angka dalam laporan. Dan keadilan bukan sesuatu yang bisa terus ditunda,” demikian salah satu pernyataan yang menggema dalam aksi tersebut. (Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami