JAKARTA, GEMADIKA.com Kesehatan saluran cerna pada anak menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan oleh orang tua, terutama dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal sejak usia dini.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, Frieda Handayani Kawanto, menegaskan bahwa perhatian terhadap sistem pencernaan anak harus menjadi prioritas utama dalam pengasuhan.

Kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu,” kata Frieda dalam diskusi media di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa para ahli kesehatan sepakat saluran cerna merupakan organ vital yang berkembang sangat pesat pada masa awal kehidupan. Perkembangan ini berperan besar dalam mendukung kesehatan menyeluruh, termasuk pembentukan kecerdasan anak.

Menurutnya, periode usia anak hingga dua tahun merupakan fase emas bagi perkembangan sistem pencernaan, termasuk pembentukan mikrobiota usus yang berperan penting dalam metabolisme dan daya tahan tubuh.

Baca juga :  Pemerintah Siapkan Pengganti LPG 3 Kg, dari DME Batu Bara hingga Gas CNG

Lulusan Universitas Indonesia itu juga menekankan pentingnya pemberian nutrisi yang tepat untuk menunjang kesehatan saluran cerna.

Salah satu langkah yang dianjurkan adalah dengan memastikan anak mendapatkan asupan serat prebiotik seperti FOS, GOS, dan inulin. Zat ini berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik dalam usus sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota.

Sumber prebiotik alami dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, serta umbi-umbian. Selain itu, prebiotik juga dapat ditemukan dalam susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk anak di atas usia satu tahun.

“Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan anak dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur,” ucapnya.

Baca juga :  Pengacara Richard Lee: Status Mualaf Tak Ditentukan Sertifikat

Tak hanya dari asupan makanan, orang tua juga diimbau untuk memantau kondisi pencernaan anak melalui kebiasaan buang air besar. Perubahan pada bentuk, warna, ukuran, dan frekuensi feses dapat menjadi indikator awal adanya gangguan kesehatan.

“Anak yang secara rutin memiliki pola buang air besar (BAB) yang baik cenderung memiliki nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta pertumbuhan yang optimal,” tambahnya.

Dengan perhatian yang tepat terhadap kesehatan pencernaan, orang tua dapat membantu memastikan anak tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Dilansir dari:Antara

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami