BLORA, GEMADIKA.com – Kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan provinsi di Kabupaten Blora kembali mencuat. Sejumlah warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang dan menguruk jalan berlubang menggunakan tanah grosok di ruas Randublatung–Cepu yang mengalami kerusakan cukup parah.

‎Aksi yang berlangsung pada Minggu (31/5/2026) tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

‎Selain menanam pohon pisang di tengah badan jalan, warga juga membentangkan papan bertuliskan “KARTU KUNING GUB JTG” sebagai simbol peringatan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar segera memberikan perhatian terhadap kerusakan infrastruktur di wilayah Blora.

Seorang warga mengangkat papan bertuliskan “KARTU KUNING GUB JTG!!!” di ruas jalan provinsi Randublatung–Cepu, Blora, yang rusak parah, Minggu (31/5/2026).

Menurut warga, kerusakan jalan di ruas Randublatung–Cepu telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai. Kondisi aspal yang berlubang dan bergelombang dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.

‎”Kami hanya ingin jalan ini segera diperbaiki karena setiap hari digunakan masyarakat untuk bekerja, sekolah, maupun mengangkut hasil usaha,” ujar salah seorang warga di lokasi aksi.

‎Sebelumnya, berbagai bentuk aspirasi juga telah disampaikan masyarakat, mulai dari keluhan melalui media sosial hingga penyampaian langsung kepada pemerintah daerah. Namun, warga menilai kondisi jalan masih belum mengalami perubahan yang signifikan.

‎Tak hanya ruas Randublatung–Cepu, masyarakat menyebut sejumlah ruas jalan provinsi lainnya di Kabupaten Blora juga mengalami kerusakan di beberapa titik. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat mobilitas warga serta aktivitas perekonomian daerah.

‎Aksi protes warga mendapat pengawalan dari aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.

‎Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun instansi terkait mengenai rencana perbaikan ruas jalan yang menjadi keluhan masyarakat tersebut. Pemerintah provinsi akan dimintai konfirmasi untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan atas tuntutan warga.

Baca juga :  Wabup Blora Curhat Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Respons Gubernur Jateng Picu Perdebatan di Medsos

Aziz (GEMADIKA.com)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami