JAKARTA, GEMADIKA.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo Subianto bertujuan membantu masyarakat agar dapat menikmati daging kurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri kegiatan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (28/5/2026), menyusul ramainya pembahasan publik terkait anggaran pengadaan sapi kurban Presiden yang mencapai sekitar Rp100 miliar.

Menurut Nasaruddin, Masjid Istiqlal sendiri telah menerima sapi kurban dari Presiden Prabowo. Ia juga menegaskan tidak ada persoalan apabila Presiden turut menyalurkan bantuan hewan kurban ke berbagai daerah lain di Indonesia.

“Iya jadi saya kira sudah kemarin kita sudah jelaskan ya, bahwa Bapak Presiden itu juga sudah kita terima hewan kurbannya di Istiqlal. Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu nggak ada masalah ya,” kata Nasaruddin.

Baca juga :  Jaksa Agung Blak-blakan di Anugerah Komjak: "Saya Trauma, Jaksa Berprestasi Malah Ditangkap Sendiri!"

Ia menjelaskan, semangat utama Idul Fitri maupun Idul Adha adalah memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, dapat menikmati makanan yang layak pada hari raya.

Menurutnya, zakat fitrah pada Idul Fitri identik dengan pemenuhan kebutuhan karbohidrat, sedangkan Idul Adha menjadi momentum berbagi protein hewani kepada masyarakat.

“Kita tujuannya Idul kurban itu sama dengan Idul Fitri, kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan, pada hari raya Id,” ujarnya.

“Untuk Idul Adha pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengkonsumsi daging,” tambahnya.

Baca juga :  Mantan Karyawan Diduga Bawa Kabur Ponsel Operasional Setelah Sudah Diberi Kesempatan Ke 2, Pemilik Usaha Kecewa!

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa pengadaan sapi kurban Presiden berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden yang bersumber dari APBN.

Total terdapat 1.098 sapi kurban yang disalurkan Presiden Prabowo ke berbagai wilayah Indonesia. Rinciannya, sebanyak 598 sapi diberikan ke daerah-daerah, sedangkan 500 sapi lainnya disalurkan ke lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta rumah ibadah.

Pemerintah menyebut program tersebut juga bertujuan membantu peternak lokal karena sapi dibeli langsung dari berbagai daerah melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan dinas peternakan setempat.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami