TERNATE, GEMADIKA.com – Seorang oknum anggota Densus 88 AT Polri Satgaswil Maluku Utara berinisial Briptu AA alias Alim menjadi sorotan publik setelah diduga membatalkan rencana pernikahan secara sepihak dengan kekasihnya, AH alias Anisa (25), warga Kota Ternate.

Kasus ini mencuat usai Anisa memilih menempuh jalur hukum karena merasa dirugikan secara materi maupun psikologis akibat gagalnya pernikahan yang telah dipersiapkan bersama keluarga besar kedua belah pihak.

Menurut pengakuan Anisa, dirinya telah menjalin hubungan asmara dengan Briptu Alim selama kurang lebih tujuh tahun. Selama itu pula, keduanya disebut telah membangun komitmen serius hingga mempersiapkan rencana pernikahan.

Namun menjelang hari bahagia tersebut, Briptu Alim disebut tiba-tiba membatalkan pernikahan dengan alasan sakit tanpa penjelasan yang dianggap memadai oleh pihak keluarga perempuan.

Pembatalan mendadak itu membuat keluarga Anisa merasa terpukul dan malu karena sejumlah persiapan acara pernikahan telah dilakukan, mulai dari biaya administrasi, perlengkapan acara, hingga kebutuhan konsumsi dan adat keluarga.

Merasa dipermalukan dan mengalami kerugian besar, Anisa melalui kuasa hukumnya melayangkan somasi kepada Briptu Alim dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp400 juta.

Nilai tersebut diklaim sebagai bentuk penggantian biaya persiapan pernikahan serta kompensasi atas dampak psikologis dan rasa malu yang dialami keluarga.

“Jika dalam waktu tiga hari tidak ada tanggapan ataupun itikad baik, maka persoalan ini akan dibawa ke jalur hukum,” ungkap pihak keluarga.

Tak hanya menuntut ganti rugi, Anisa juga meminta institusi Densus 88 dan Polri memberikan tindakan tegas terhadap oknum tersebut, termasuk mendesak agar Briptu Alim dicopot dari jabatannya.

Kasus ini pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet menyoroti pentingnya tanggung jawab moral dalam hubungan serius yang telah melibatkan keluarga besar dan persiapan pernikahan.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Densus 88 maupun kepolisian terkait polemik yang tengah viral tersebut.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami