DELI SERDANG, GEMADIKA.com — Anggota DPRD Deli Serdang Fraksi Gerindra, Paian Purba SH, membantah tuduhan terkait dugaan bangunan ilegal tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang belakangan ramai diberitakan.
Paian menegaskan bahwa bangunan yang berada di Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, telah memiliki dokumen dan proses administrasi yang lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dokumen dan surat terkait pengurusan bangunan tersebut ada. Jadi sangat disayangkan jika muncul opini seolah-olah bangunan itu tidak memiliki dasar administrasi,” ujar Paian Purba kepada wartawan, Senin (25/5/2026).
Selain membantah tudingan bangunan ilegal, Paian juga meluruskan informasi yang menyebut dirinya merupakan anggota Komisi II DPRD Deli Serdang. Ia menegaskan saat ini bertugas di Komisi III DPRD Deli Serdang.
“Di situ saja sudah keliru. Saya bukan di Komisi II, melainkan Komisi III. Artinya media seharusnya lebih jeli dan teliti sebelum menerbitkan sebuah pemberitaan agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan publik,” katanya.
Menurutnya, pemberitaan yang beredar terkesan terburu-buru karena tidak terlebih dahulu melakukan konfirmasi secara menyeluruh kepada pihak terkait maupun instansi teknis yang berwenang.
Ia menekankan pentingnya prinsip cover both sides dalam kerja jurnalistik agar informasi yang diterima masyarakat tetap objektif dan berimbang.
“Pemberitaan seharusnya mengedepankan asas cover both sides serta melakukan pengecekan langsung kepada dinas terkait agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap objektif dan berimbang,” tegasnya.
Terkait sorotan mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Paian menjelaskan bahwa seluruh pelaporan aset dilakukan sesuai mekanisme administrasi yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Semua ada prosesnya. Jangan sampai opini publik dibentuk sebelum ada penjelasan resmi maupun pemeriksaan dari lembaga yang berwenang,” ujarnya.
Meski demikian, Paian mengaku santai menghadapi ramainya pemberitaan tersebut. Ia bahkan menyampaikan apresiasi karena rumah miliknya kini menjadi perhatian publik.
“Saya juga berterima kasih dengan maraknya pemberitaan ini. Secara tidak langsung rumah saya jadi viral dan dikenal banyak orang,” katanya sambil tersenyum.
Ia berharap polemik yang berkembang dapat disikapi secara objektif tanpa menggiring opini sebelum adanya penjelasan resmi dari instansi terkait.
Penulis: W. Ardiansyah




